Mas Gibran Mengalami Gangguan Jin

Hari ini adalah bulan Ramdhanke-15 tak terasa kita memasuki bulan yang penuh berkah ini. Sudah hampir 2 bulan saya tidak menengok rumah ini, dan memberikannya makan. Padahal banyak hal yang ingin diceritakan, dan suami pun selalu memberi semangat untuk senantiasa menulis meskipun itu hanya catatan harian.

Karna ini sudah memasuki tanggal 31 Mei dan artinya selama 2 bulan ini saya baru nulis lagi, maka mau tidak mau harus mau ngasih makan. Wuah, kebanyakan curhatnya yaa. Begini Bunda saya mau cerita tentang sakitnya mas Gibran.

Pada Minggu ke-3 bulan ini, Mas Gibran mengalami panas tinggi yang suhunya mencapai 40 derajat celcius kurang lebih 5 hari berturut-turut. Awalnya saya kira itu hal wajar karna saya melihat di mulutnya akan tumbuh gigi. Tapi hal yang tidak wajar jika ia menangis begitu histeris, tidak nyaman, dan suhunya berubah-ubah.

Akhirnya saya putuskan untuk membawa Mas Gibran ke dokter anak, namun ketika mau ke doketer anak tidak ada jadwal dan pada akhirnya ke bidan yang terdekat. Setelah berbincang dan mengutarakan keluh kesah yang dialami Mas Gibran tentang panas yang berturut-turut selama 5 hari. Bidan menyarankan dan memberikan surat rujukan untuk cek darah ke Rumah Sakit AMC. Di sana kita pun hening. Sayang bilang, “Yah, berarti sebelum ke Rumah Sakit kita harus bawa perlengkapan takutnya mesti di rawat inap”. Suami mengiyakan.

Namun saya jadi teringat pesan teman saya bahwa untuk mencoba ke ustad sebagai bentuk ikhtiar. Awalnya saya tidak berniat ke ustad, tapi kata teman bahwa yang dialami Mas Gibran percis seperti gejala yang dialami Arkan. Langsunglah saya meluncur ke sana. Kata ustad bahwa sakitnya Mas Gibran adalah non medis artinya sakit karna ada yang mengikuti/diganggu oleh jin. Sebenarnya teman saya sudah memberi tahu sebelumnya tapi karna kita masih belum percaya tentang penyakit non medis. Tapi karna kita masih trauma saat Mas Gibran dirawat di Rumah Sakit, akhirnya mau tidak mau kita mencoba. Kenapa gak kita ikhtiar dulu.

Di sana saya agak merinding secara saya orangnya parnoan masalah yang seperti itu sampai-sampai kurang berani kalau mau ke WC. Sama ustad dikasih air doa. Alhamdulillah Mas Gibran sorenya turun drastis dan kita tidak jadi pergi ke Rumah Sakit.

Semenjak itu saya lebih hati-hati membawa Mas gibran ke suatu tempat yang sepi.

Continue Reading

Menanamkan Prilaku Sederhana

Meningkatnya gaji seseorang tidak menjamin ia bahagia. Semakin meningkat gaji seseorang semakin kebutuhan pun meningkat. Banyak hal yang kita ukur tentang kebahagiaan ini adalah melalui uang. Meskipun kita tahu memang uang bisa mewujudkan apapun yang kita minta selama itu tidak menyalahi sebuah takdir. Persaudaraan pun bisa luntur karena si “Uang” ini, padahal uang hanyalah benda mati namun begitu dipuja.

Sebenarnya yang menyembabkan kita merasa dikejar adalah gaya hidup hedonisme. Hidup akan damai jika kita bisa menjadi orang yang bergaya hidup sederhana dalam artian tidak panasabaran, tidak mudah terpancing jika tetangga kita beli TV baru, kursi baru, dan sebagianya.

Hidup sederhana harus ditanamkan sejak dini, termasuk pada si kecil hal ini melatih untuk perkembangan si kecil pada kehidupannya, masyarakat dan sosial.

Seperti dilansir https://manfaat.co.id/manfaat-hidup-sederhana bahwa, manfaat hidup sederhana diantaranya:

  1. Menerima hidup apa adanya

Orang yang hidup sederhana adalah mereka yang hidup apa adanya dan tidak mengada-ada apa yang tidak dimiliki. Manfaat orang yang hidup sederhana adalah hidup tenang karena dapat menerima apapun takdir dari tuhan. Namun mereka ini tidak hanya pasrah pada keadaan tapi juga senantiasa berusaha memperbaiki keadaan supaya menjadi lebih baik.

Mereka yang hidup sederhana juga senantiasa mengevaluasi dirinya apakah sudah baik atau belum dan menelaah kembali mengenai kegagalan sehingga dapat diperbaiki dan tidak terjadi lagi di masa yang akan mendatang. Ini membuat orang yang hidup sederhana selain menerima hidup apa adanya juga senantiasa melakukan inovas tiada henti.

 

  1. Senantiasa bersyukur atas apa yang dimiliki

Hidup sederhana tidak hanya baik untuk keuangan saja namun juga untuk kebutuhan mental. Mereka yang hidup sederhana hidupnya akan lebih tenang karena tidak memilki keinginan untuk memiliki sesuatu yang diluar batas kemampuannya sehingga dalam pikiran pun tidak ada yang membebani. Karenanyalah, mereka selalu bersyukur atas apa yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan tidak menuntut berlebihan.

Dengan selalu bersyukur, orang akan lebih mendalami apa itu makna hidup ini sehingga mereka pun lebih suka berbagi kepada sesame dibandingkan hidup bermewah-mewahan. Mereka selalu bersyukur juga akan lebih fokus pada apa yang dikerjakannya sehingga hasil pekerjaan akan lebih baik.

 

  1. Tidak berlebihan pada sesuatu

Manfaat lainnya dari hidup sederhana adalah tidak memiliki gaya hidup yang berlebihan. Orang yang hidup sederhana selalu tahu mana antara kebutuhan dan keinginan. Namun demikian ini bukan berarti bahwa orang yang hidup sederhana itu pelit alias tidak melihat kualitas. Mereka yang hidup sederhana justru sebaliknya, mereka akan cenderung membeli barang satu berkualitas dari pada harus membeli dengan kuantitas banyak namun berkualitas rendah.

Namun mereka juga memiliki rencana keuangan yang matang, jadi uang tidak hanya dibelanjakan barang bermerk saja namun jika sudah ada uang lebih dan tujuannya untuk dibelikan barang tersebut tentu saja tidak apa-apa karena mereka tetap mengedepankan kebutuhan sehari-sehari dibandingkan dengan membeli barang yang tidak terlalu penting dan dibutuhkan. Oleh karena itu jika anda ingin hidup secara sederhana sebaiknya miliki juga perencanaan uang yang baik ya.

 

4. Mengerti kebutuhan hidupnya

Mereka yang senantiasa hidup sederhana akan mampu memilah mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan. Mereka akan cenderung membeli barang yang sangat dibutuhkan seperti makanan pokok dan kebutuhan hidup sehari-hari dari pada membeli pakaian atau tas yang tidak terlalu banyak dibutuhkan. Selain itu manfaat dari hidup sederhana lainnya adalah menjadi tidak mudah diiming-imingi oleh iklan dan sejenisnya yang terkadang tidak sesuai dengan kenyataannya.

  1. Hidup lebih tenang karena tidak diperbudak oleh keinginan

Manfaat lainnya dari hidup sederhan adalah tidak diperbudak oleh keinginan. Mereka yang hidup glamor dan berfoya-foya pastinya sering merasa tidak tenang dalam hidupnya apalagi jika barang yang diinginkannya belum dimiliki. Karena pikiran yang lebih tenang karena tidak ada masalah pada otaknya maka orang yang hidup sederhana biasanya juga memiliki perangai yang sangat baik di kehidupan masyarakat.

Selain itu mereka juga biasanya mampu memberikan solusi kepada mereka yang sedang dilanda kebingungan terutama dalam masalah keuangan. Apalagi saat ini sangat banyak produk yang beredar sehingga terkadang keinginan lebih susah dikendalikan.

 

  1. Mampu belanja sesuai budget

Belanja sesuai dana atau anggaran merupakan hal yang cukup sulit lho, inilah salah satu manfaat dari cara hidup yang sederhana. Karena mereka mampu memilih antara kebutuhan dan keinginan maka belanja juga dapat disesuaikan dengan dana yang ada. Cara untuk dapat belanja sesuai budget biasanya dilakukan dengan membuat catatan apa saja kebutuhan yang harus dibeli. Pergi ke pasar atau swalayan tanpa ada catatan hanya akan membuat seseorang berputar-putar saja tanpa mengetahui sebenarnya apa yang dibutuhkan. Bahayanya lagi terkadang orang juga khilaf untuk berbelanja barang yang tidak dibutuhkan melainkan hanya karena bentuknya bagus atau lainnya. ini biasanya dilakukan oleh wanita.

Ini mungkin salah satu tipikal pembeli yang tidak disukai oleh penjual terutama di swalayan atau supermarket karena biasanya mereka tidak terkecoh untuk membeli barang lainnya bahkan yang terdapat diskon atau potongan harga.

 

  1. Memiliki kesadaran tinggi pada pengaturan keuangan

Manfaat lainnya yang akan didapatkan dari memiliki gaya hidup sederhana salah satunya adalah memiliki kesadaran tinggi pada pengaturan keuangan. Eits ini juga hal penting yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari ya. banyak orang yang memiliki masalah karena mereka tidak pandai dalam mengatur keuangan mereka. Oleh karena itu bagi mereka yang sangat sadar akan pentingnya pengaturan keuangan akan lebih terhindar dari berbagai masalah dan penderitaan.

 

  1. Menjadi tidak mudah berhutang

Hutang kerap kali menjadi momok dalam kehidupan, ada begitu banyak masalah yang disebabkan oleh hutang. Ada anak membunuh ibunya karena hutang, berselisih paham hingga tujuh turunan karena hutang, ada orang hampir mati karena kelaparan akibat hutang, ada yang tidak punya tempat tinggal karena rumah disita bank akibat hutang dan masih banyak lagi kasus lainnya.

Menyadari bahwa masalah yang ditimbulkan oleh hutang sangatlah besar, maka perlu diperhatikan untuk tidak melakukan hutang. Nah, bagaimana cara supaya tidak berhtang? Ya dengan menjalani hidup sederhana dan apa adanya.

Continue Reading