Sepandangan di Pangandaran

Bukankah setiap tempat menghadirkan kisah yang rupawan bila digali dengan pengalaman menapaki jalan demi jalan? Ini sekadar tulisan sederhana. Saya menilai banyak tempat di negeri ini banyak memberi keistimewaan bagi setiap orang termasuk dari setiap mata yang memandang.

Jangan lupakan tentang tempatmu, tempat dimana engkau mengisahkan kepada seseorang lain bahwa engkau adalah salah satu dari yang terlahir dan tumbuh menjadi seseorang, apapun profesimu, di tanah tempatmu berpijak pastilah ada ciri khas.

Saya memiliki cerita berbeda tentang Pangandaran, dari kisah-kisah kecil ini akan saya jadikan sebagai sepandangan saya untuk Pangandaran. Melalui kacamata saya sebagai pendidik yang berusaha meningkatkan kompetensi diri.

Laiknya perjumpaan, saya akan memulainya dengan beberapa, kemudian lanjut dengan beberapa. Saya akan jujur pada diri sendiri. Saya memilih jalan ini. Saya tidak ingin engkau seperti orang lain, pernah singgah lalu lupa cara berkisah.

Begini saja, selanjutnya teruslah membuka website ini. Nanti saya akan rutin menuliskannya. Keseharian dan keseharian. Semoga tulisan ini bisa menjumpaimu setiap engkau lupa jalan mengisahkannya.

Tunggu ya, saya sedang memandangi laut. Di laut, saya ingin mengisahkannya dari sini, dari perahu yang sedang berlayar.

Pangandaran, 2020

Continue Reading

Senja Memerah

Senja memerah.

Ada bayangan yang tertinggal di bantalmu.

Ada kenangan yang tersimpan dalam bayangan.

Semua luruh saat malam mulai memekar.

Bila sang fajar datang, ia kembali ke senja merah. #Pnd, 6 Feb 2020

Continue Reading