Curhatan Emak-Emak setelah menonton Drakor “The World Of The Married”

Saya sudah berhenti nonton drakor kurang lebih 10 tahun lamanya. Alasan berhenti sebab tak lain takut candu. Candu yang berkepanjangan, rasanya seperti zombie, dan saat itu pula hari berantakan sebab pikiran rasanya seperti melayang-layang penasaran dibuatnya. Mungkin saya terlalu mendramatisir namun keadaannya demikian.

Subuh itu seminggu yang lalu, hari Sabtu  25 April  waktunya imsak memberikan nonton drakor yang lagi viral tersebut, sangat ketinggalan 10 episode dibandingkan dengan emak-emak lain.

Biar tidak terlalu baper menontonnya dari episode belakang. Namun ternyata rasanya kurang dipahami. Akhirnya selang 4 hari kemudian mencoba tiap episode awal menuju akhir. Rasanya setelah menonton dibuat kesal, sedih, dan kasihan. Terlalu lebay? Tapi memang keadaannya begitu.
The World of the Married menceritakan tentang bagaimana upaya balas dendam Dokter Ji Sun-woo (Kim Hee-ae) setelah mengetahui suaminya, Lee Tae-oh (Park Hae-joon), selama ini berselingkuh dengan bantuan orang-orang di sekitarnya tanpa ia tahu. Kesempurnaan keluarga, pernikahan, karier Ji Sun-woo retak seketika karena hal tersebut. Dr. Ji rapuh saat itu terlebih anaknya memilih untuk tinggal bersama Ayahnya.

The World of the Married merupakan hasil adaptasi serial hit asal Inggris Doctor Foster (2015). Sutradara Wan-il mengatakan drama The World of the Married berbeda dari serial original Doctor Foster. 
Doctor Foster, kata Mo Wan-il, fokus pada kehidupan pemeran utama. Sementara itu, The World of the Married akan menunjukkan campuran emosi di sekitar pemeran utama dan orang-orang di sekelilingnya.

Tak hanya itu, Sutradara Mo bersama penulis Joo Hyun juga ingin menggambarkan kondisi pernikahan yang sesungguhnya tanpa batasan sama sekali sejak episode awal hingga akhir. 

Setelah saya menonton dari episode ke episode, mampu dibuat penasaran. Terkadang menanti Jumat dan Sabtu untuk bisa menonton kelanjutannya.

Pada episode ke 12, saya dibuat mewek  karna pada episode tersebut menurutku memang benar-benar bikin air mata jatuh. Bagaimana tidak anaknya memilih tinggal dengan Ayahnya dan Dr. Ji ditinggal sendirian. Suami dan anaknya sekarang ada digengaman pelakor. Namun, pada episode tersebut terselip bagaiman dua-duanya terluka dan masih menyimpan cinta.

Menonton the World of the Married setidaknya dapat diambil pelajaran bagaimana mahalnya sebuah komitmen, jika komitmen tersebut tidak dijaga maka pernikahan yang sekian lama akan hancur sekita, semua hancur termasuk perasaan anak. film tersebut diceritakan bagaimana psikologis anak yang mengalami perceraian. Jangan terbuai dengan yang ena-ena sesaat, pikirkanlah jauh ke depan tentang bagaimana pernikahan, sehingga tidak ada korban terutama anak. Ingatlah perjuangan seorang istri yang menerima apa adanya serta mendoakanmu sampai kamu sukses.

Menurut Emak gimana nih film ini?

Continue Reading