Cara Membuat Cireng Supaya Tidak Meletus-letus

Cireng adalah salah satu cemilan favorit saya. Dalam menyajikan cireng ini bisa di coel dengan bumbu kacang, saos, bumbu rujak atau pun bisa dijadikan Cireng kuah.

Dulu semasa kecil Abah saya (kakek) adalah pedagang cireng, selalu membuat cireng pada saat ba’da Ashar sampai jam 8 malaman dan dijual pada jam 2 dini hari. Saya masih mengingat saat masih kecil, ketika ingin mainan saya selalu diajak sama beliau untuk berjualan cireng tempatnya di Pasar Cicadas, kadang saya jikalau sudah mengantuk berat tidur-tiduran di bawah kolong meja dan hanya dialasi karung bekas (wuah benar-benar berjuang). Dari sana saya belajar bagaimana berjualan, menghadapi konsemen, dan berjuang untuk hidup.

Tanpa mainan atau tidak ada mainan jika waktu itu ingin ikut berjualan mereka tidak pernah menolak, berjualan bareng almarhumah Emak. Saya kadang ikut sendiri ataupun bareng sama Kakak perempuan saya. Jikalau jualannya tidak laku, kami bersama almarhumah Nenek langsung pulang sedangkan Abah mesti jualan di tempat berbeda (sedih juga jika ingat perjuangan mereka). Semoga Almarhumah Emak segala amalnya diterima di sisi Allah SWT, Aamiin Yaa Rabbalallamiin.

Saat sedang proses membuat cireng, saya mengamati betul. Ternyata supaya cireng itu tidak mudah meletus-letuh adalah terletak pada airnya, jadi kita harus menggunakan air sangat mendidih.

Berikut cara pembuatan membuat cireng

Bahan-bahan:

  • Aci (Tepung Tepioka) 1/4 Kg
  • Minyak goreng
  • Air 1,5 gelas

Bumbu:

  • Bawang putih 4 siung
  • Bawang merah 1 siung
  • Bawang daun
  • Ladaku 1/4 bungkus
  • Garam secukupnya (semua takaran bumbu ini sebenarnya disesuaikan dengan feeling kita)

Cara Pembuatan:

  • Ulek semua bumbu sampai agak lembut kekasar-kasaran
  • Masukan air ke dalam panci hingga air sangat mendidih lalu masukan bumbu
  • siapkan aci ke dalam wadah dan tuangkan air yang sudah dicampur dengan bumbu tersebut secara perlahan-lahan, lalu uleni sampai kalis.
  • gorenglah ke dalam minyak yang panas, angkat lalu tiriskan dengan bumbu kacang

Selamat Mencoba yaa Bunda 🙂

Continue Reading

Cara Membuat Pais Ikan Tongkol

Bahan:

    • Ikan Tongkol
    • Daun pisang
    • Daun salam

Bumbu:

  • 4 Cabe merah
  • 15 Cabe kriting merah
  • 13 cm Laos
  • 4 siung Bawang putih
  • 7 siung Bawang merah
  • Secukupnya Garam
  • 1 gandu Gula merah
  • 4 buah Asem Jawa (bisa diganti dengan lemon)
  • 1 Tomat ukuran kecil
  • Sedikit minyak kelapa (Semua bumbu tergantung feeling)

Cara pembuatan:
Bumbu diulek kasar, lalu kasihkan sedikit minyak kelapa.
Siapkan daun pisang, lalu ditengahnya kasih salam masukan bumbu, simpan di atasnya ikan tongkol, lumuri lagi dengan bumbu dan diatasnya simpan daun salam.

Lalu kukus, setelah matang dan pangganglah.

Untuk takaran bumbunya sesuai selera atau feeling, selamat mencoba yaa Bun

#ikanpaistongkol #catatanmamakgibran

Continue Reading

Cara Membuat Cilok Goang

Cilok adalah makanan khas Bandung yang kepanjangannya adalah aci di colok. Cemilan satu ini memang banyak peminatnya dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Banyak sekali pengolahannya ada cilok cilok bumbu kacang, bumbu saos kecap, balado, cilok goreng, dan juga cilok goang.

Di sini Saya tulis cara pembuatan cilok  berdasarkan pesanan sahabat saya Indri yang sering saya panggil Nenek yang bertanya bagaimana cara membuat cilok goang katanya karna suka cilok 🙂

Langsung aja yaa… Bunda

Bahan:

  1. 2 gelas  terigu
  2. 1, 5 gelas air panas
  3. 2,5 gelas Tepung tepioka

Bumbu:

  1. 3 siung bawang putih (haluskan)
  2. Garam
  3. Merica Ladaku
  4. 1 sendok kurang gula
  5. bawang daun (bisa dihaluskan atau diulek bersamaan bumbu di atas)
  6. kaldu ayam atau masako rasa ayam

Isian Cilok :

  1. Telur puyuh atau telur rebus
  2. Daging ayam
  3. Abon
  4. Mozerella (Untuk isian cilok sesuai selera)

CARA MEMBUAT

  1. Masukan bawang putih yang sudah dihaluskan, garam secukupnya, merica ladaku secukupnya, gula, bawang daun, serta kaldu ayam ke dalam wadah.
  2. Tambahkan air panas tersebut aduk rata
  3. Masukanlah terigu, aduk-aduk hingga terbentuk adonan yang masih agak encer (belum kalis)
  4. Kemudian masukan tepung tepioka (aci) ke dalam adonan tersebut buat menjadi kalis yang bisa dibentuk
  5. Bentuklah bulat-bulat kemudian masukan di dalam adonan tersebut isiannya bisa telur, daging ayam, abon, sesuai dengan selera
  6. Setelah terbentuk rebuslah ke dalam air yang sangat mendidih
  7. Tara….cilok pun sudah jadi

CARA MEMBUAT KUAH GOANG

Bumbu Kuah:

  1. Air satu gayung
  2. 8 buah kemiri (seusia selera)
  3. 6 siung bawang putih
  4. 5 siung bawang merah
  5. Seledri
  6. Bawang goreng
  7. Tulang Iga atau ceker

Sambal bumbu goang:

  1. Cabe domba
  2. kencur

Cara membuat:

  1. Haluskan no. 2, 3 dan 4 kemudian goreng sampai agak kekuning-kuningan
  2. Setelah dihaluskan kemudian masukan ke dalam air mendidih yang sudah berisi tulang iga (ceker) abaikan bila tidak suka
  3. Untuk sambal  yang menjadi ciri khas cilok goang terletak pada bumbu sambal yang ditambah kencur, ulek halus cabe domba sama kencur
  4. Siapkan mangkok tinggal di olah aja yaa Bunda seperti Mamang cilok, di dalam mangkok yang sudah dikasih garam, kaldu, lalu masukan cilok didalamnya bisa di kasih mentimun, ceker, siomay, tahu kukus, selebihnya terserah Bunda yaa..:)

Cilok goang lumayanlah rasanya 😁 . . #homemade …

A post shared by yunita indriani (@yunita_indriani) on

SELAMAT MENCOBA

Continue Reading