Menjadi Wirausahawan Cilik Masa Kini

Siswa yang duduk di sekolah dini merupakan generasi emas di masa depan. Rata-rata ketika setelah dewasa kebanyakan ingin memilih bekerja menjadi karyawan. Untuk mencetak pengusaha-pengusaha generasi emas ini maka dibutuhkan penerapan kewirausahaan di sekolah dasar.

Kewirausahawan ini merupakan salah satu program mengajar jika semisalnya saya dipercaya mengajar di kelas tinggi. Selama masa mengandung kemarin saya ditempatan mengajar di kelas rendah. Alhamdulillah di tahun ajaran 2017/2018 mengajar di kelas tinggi, sehingga saya dapat melanjutkan program ini.

Kita kembali ke program mengajar, saya memiliki impian bahwa lulusan siswa khususnya sekolah dasar ini memiliki bakat, kecintaan dan minat terhadap dunia wirausaha. Dengan menyelipkan praktik ini diharapkan nantinya bisa tumbuh cikal bakal wirausahawan/pengusaha dini.

Saya menerapkan program ini terinspirasi ketika saya menduduki SMP. Waktu itu acara perpisahan di SMP 1 Cicalenngka adalah dunia seni musik, pameran lukisan dan bazar. Waktu itu saya memilih bazar.

Kemudian saya terapkan di pengajaran, biasanya saya terapkan di semester 1 atau 2 jika ada acara kreasi seni saya selapkan program ini. Namun, jika tidak ada acara kreasi seni kemudian saya mengatur kira-kira bulan apa yang cocok untuk diadakan acara ini.

Manfaat menerapkan pengajaran praktik menjadi wirausahawan cilik ini, diantaranya:

  1. Menumbuhkan rasa minat, bakat, kecintaan terhadap dunia wirausaha
  2. Mengatur/mengelola dan merencanakan keuangan
  3. Menghargai diri sendiri
  4. Menumbuhkan impian sejak dini
  5. Menambah pertemanan
  6. Meningkatkan semangat berkarya
  7. Menumbuhkan rasa kepercayaan diri siswa
  8. Menumbuhkan rasa teloransi
  9. Meningkatkan pergaulan anak dalam bersosialisasi
  10. Meningkatkan komunikasi siswa
  11. Meningkatkan belajar siswa
  12. Meningkatkan kreativitas siswa
  13. Mendapatkan penghasilan

Masih banyak manfaat sebenarnya, itu hanya beberapa namun yang paling tidak bisa dilupakan oleh siswa adalah sebuah pengalaman. Dalam hal ini saya menugaskan siswa untuk berkelompok dan melakukan bazar yang diadakannya di lapangan sekolah, di mulai pas jam istirahat sekolah atau ditentukan sesuai dengan acara sekolah (Porseni)

Langkah-langkah Praktik Pengajaran Wirausahawan Cilik dengan cara mengadakan bazar:

PERENCANAAN

    1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari (3-5 siswa), diusahakan jangan lebih dari itu
    2. Tentukanlah kapten (ketua), sekretaris, bendahara, dan anggota
    3. Berikanlah LKS
    4. Jelaskan (ceritakan) kepada siswa tentang tugas dan peranan atau fungsi dari ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota
    5. Memberikan pengarahan kepada siswa tentang iuran dari uang jajan mereka yang disetorkan kepada        bendahara. Di sini guru menjelaskan bahwa uang yang mereka tabung kepada bendahara nantinya akan   dijadikan modal dan setelah acara bazar selesai di bagi rata dan uang jajan mereka kembali sesuaidengan hasil bazar mereka.
    6. Menugaskan siswa untuk menulis pamplet (brosur)
    7. Menugaskan siswa untuk menyebarkan pamplet (brosur) baiknya H-4 
    8. Memantau siswa dan mencek kembali, apa yang akan mereka jual, harga, bahan-bahan serta modal
  1. PELAKSANAAN BAZAR

        1. Menugaskan siswa untuk menyiapkan stand di sini kita bisa menggunakan meja
        2. Guru memberikan LKS tentang catatan modal, untung dan rugi
        3. Guru memantau siswa dan menugaskan siswa untuk membuat laporan tentang pelaksanaan tersebut

     

  2. Setelah bazar selesai, di pembelajaran selanjutnya adalah mempresentasikan hasil dari bazar tersebut, ini bisa dilaksanakan di hari selanjutnya atau bisa diselipkan pada mata pelajaran Indonesia.Di sini guru merefleksi selama dari kegiatan tersebut dan memberikan penguatan serta motivasi lagi bagi kelompok siswa yang mengalami kerugian.

  1. DOKUMENTASI SAAT PROSES JUAL BELI

 

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *