Meraih Sukses Belajar dari Rumah

oleh: Muh. Husen Arifin

Hakikatnya belajar adalah bagaimana kita bisa menggapai cita-cita. Belajar untuk menghasilkan capaian-capaian untuk ilmu yang sedang kita impikan. Karena itu, belajar bukan sekadar menuntaskan halaman demi halaman dari buku yang wajib dipelajari.

Kita tidak pernah mengalami hari ini sebelumnya. Hari yang terisolasi (dengan adanya virus korona) ini tentunya haluan belajar kita berubah. Sehari-hari kita akan merasakan bahwa rumah tempat segalanya mencurahkan apa yang kita lakukan, termasuk belajar.

Ibadah dan belajar dari rumah mulai dihimbau sebagai antisipasi. Dari himbauan itu kita bisa menginterpretasikan bahwa sehat itu penting bagi aktivitas kita. Belajar sebagaimana mestinya menjadi tujuan utama kita. Semua orang sepakat bahwa belajar dalam konteks ini tentu sangat diidamkan. Belajar dari apapun dan kita memaknainya. Yang lebih menarik yaitu bagaimanakah cara belajar yang mengasyikkan?

Belajar Daring

Akhirnya kita tidak kehilangan cara belajar saat Ruangguru mengumumkan telah menggratiskan pengguna aplikasi ini baik member atau non member menggunakan aplikasi dari rumah. Jika belum install, segeralah.

Belajar daring atau online menjadi langkah utama bagi peserta didik, mahasiswa, guru, dan dosen untuk memaksimalkan waktu belajar. Kemudahan dan tersedianya aplikasi membuat pembelajar sangat setuju bahwa belajar tidak terbatas ruang dan waktu dan selamat datang di dunia belajar online.

Kemudahan yang didapat seperti ketakterdugaan yang kita alami sekarang. Belajar lewat gawai atau laptop tanpa di ruang kelas sudah terjadi. Rasanya baru kemarin kita mengganggap bahwa belajar harus di ruang kelas, tapi rupanya kita harus beradaptasi dengan pilihan belajar online dari rumah.

Aplikasi-aplikasi belajar menyediakan sumber belajar yang praktis. Kita wajib memanfaatkan semaksimal mungkin. Kita bisa menyerap dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran yang sedang kita laksanakan di rumah.

Sering-sering membuka aplikasi belajar daripada membuka informasi tak penting. Syukur-syukur kita tepat waktu dalam belajarnya akan menghasilkan belajar maksimal dengan ruang yang minimal.

Namun kita butuh pendampingan yang seharusnya. Kita perlu bertanya kembali jika kita memahami maksud dari pokok pembahasan. Sebab, dengan kita mendapatkan pendampingan, kita akan terarah. Kita mudah menuntaskan belajar. Tunggu apalagi, belajar online itu mudah, bukan?

Keluarga Belajar

Sepuluh menit adalah waktu yang cukup lama bagi kita melihat layar gawai dan laptop, bagaimanakah keluarga menyiasati belajar bersama? Ini adalah pekerjaan rumah yang sesungguhnya.

Keluarga menjadi pembelajar. Orang tua harus membantu tugas-tugas anaknya, orang tua harus mengarahkan waktu belajar anaknya, orang tua wajib mengatur segalanya dari rumah.

Jam malam antara 18.00 sampai dengan 21.00 yang diefektifkan untuk belajar benar-benar harus dimaksimalkan baik lewat gawai atau buku pegangan. Bagaimana jika lepas dari jam tersebut ternyata harus bermain? Di sinilah peranan orang tua memberikan arahan dengan efektif, pendekatan kekeluargaan untuk saling mengedepankan kebaikan-kebaikan.

Kadangkala, waktu belajar tidak maksimal. Sikap keluarga adalah memberikan aturan produktif. Misalnya, jika anak tidak disiplin belajar, maka anak menyapu rumah, memasak bersama-sama, membersihkan halaman rumah bersama-sama. Hal ini akan semakin menyenangkan di saat orang tua membagi waktu bersama dan anak-anak produktif belajar dari rumah.

Rencanakan Belajarmu

Perencanaan sangat penting dalam belajar. Kita memiliki tahapan-tahapan yang baik, terencana dengan waktu yang tepat. Menyusun rencana belajar sangat mudah. Kita dapat berdiskusi dengan orang tua dan guru kita.

Kita memiliki banyak waktu untuk menggapai cita-cita. Kita mampu melakukan perubahan atas kejadian hari ini dengan rencana belajar yang positif. Kita dengan tepat memaksimalkan belajar dari rumah.

Tidak akan sia-sia ketika kita merencanakan belajar. Kita akan memiliki panduan belajar sendiri. Kita berharap dengan rencana belajar tersebut kita meraih keberhasilan. Plan your work, work your plan. Rencanakan pekerjaanmu, kerjakan apa-apa yang sudah kamu rencanakan. (*)

Pangandaran, 21 Maret 2020

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *