Puisi Yunita Indriani

Menunggu Purnama di Dadaku

kupu-kupu menunggu
purnama dengan hujan

menyelimuti tubuhnya
entah berapa
lama lagi doa
itu menetas

sementara engkau
pura-pura menggumam
tentang cinta

engkau lupa
engkau tiada

kupu-kupu menunggu
purnama nyaris luka
di dada mengering begitu saja

Puteraco Gading Permai, 2017

gbr.j3pret.blogspot.co.id/2013/07/

==================================

Pada Subuh Ini
Aku Ingin

pada subuh ini
siraru-siraru pergi
meninggalkan

kenangan, kau
adalah doaku

ketika hujan
bersama-sama
mencari lorong
rindu, aku

tidak pernah
serumit ini
mengingatmu
tapi aku ingin

waktu bagai pintu
membuka masa lalu
yang larut dalam candu

Puteraco Gading Permai, 2017

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *