Review Buku Bacakilat 3.0 – Hacks The Way You Read

Oleh : Mamak Gibran (Yunita Indriani)

dok. Pribadi

Mulanya saya memiliki buku ini saat mengikuti Pelatihan Bacakilat di Perpustakaan Nasional Jakarta pada tangal 25 Agustus 2018. Ada untungnya mengikuti pelatihan tersebut, selain mendapat ilmu yang banyak saya pun jadi tahu tentang letak Perpustakaan Nasional di Jakarta, sangat megah.

Bersama Penulis Buku Bacakilat

Buku ini cocok dan saya sangat rekomendasikan buat teman-teman khususnya buat saya pribadi yang memang merasa kesulitan dalam mencapai pemahanan tinggi dan lama dalam menuntaskan dalam membaca buku.

Buku Bacakilat 3.0 ditulis oleh Agus Setiawan dengan penerbit buku Aquarius ber-ISBN 978-602-74969-1-0 berjumlah 180 halaman. Buku yang saya baca ini kebetulan merupakan cetakan keenam tahun 2018. Buku ini menurut saya sangat ringan dibawa dan isi bacaannya sangat mengena.

Buku ini terdiri dari 3 bagian, yaitu:

  1. Mengenal cara membaca buku
  2. Menguasai Bacakilat
  3. Pengayaan

Bagian 1 Mengenal Cara Membaca Buku

Pada bagian 1 ini terdiri dari bagaimana penulis memperkenalkan Mike dan Linda, mengenal pikiran sadar dan bawah sadar, pendekatan membaca konvensional, mengapa membaca biasa cenderung tidak konsentrasi, paradigma umum tentang membaca, tiga cara memproses informasi.

Pada bagian ini dijelaskan bagaimana sering kali kita membeli buku banyak namun jarang sekali menuntaskan membacanya serta barangkali pikiran kita yang melayang-layang saat membaca membuat kita menghabiskan waktu tanpa memahami dan meningkatkan diri kita. Oleh sebab itu dengan atas dasar tersebut Agus Setiawan Penulis Bacakilat menjelaskan bagaimana mengenal cara membaca buku. Pada bab ini jika kita ingin membaca meningkatkan pemahaman apa yang kita baca maka kita harus melibatkan pikiran bawah sadar.

Dalam mengenal cara membaca buku, membaca harus memahami semua yang penulis sampaikan. Tujuan akhir membaca adalah untuk mendapatkan 100 persen apa yang kita butuhkan. Bukan 100 persen apa yang penulis sampaikan. Jadi yang menjadi pusat adalah kita sendiri (Hal 27). Contoh halnya jika kita membutuhkan 20 % dari buku itu, dalam arti isi buku itu hanya 20 % yang bisa membantu kita untuk mencapai tujuan membaca yang kita inginkan. Maka sah saja jika kita hanya mengambil 20 % tersebut.

Pada bagian ini juga dijelaskan bagaimana pentingnya membuat tujuan membaca. Tujuan yang personal, yang menjawab kebutuhan kita. Sebab membaca adalah ‘personal busines’, bukan untuk orang lain. Apa yang kita dapatkan dengan orang lain dapatkan bisa berbeda. Meskipun kita sedang membaca buku yang sama, karena latar belakang yang berbeda, referensi yang berbeda, kita berhak memperlakukan buku tersebut sebagai pelayan dari tujuan kita.

Pada bagian 1 bab 6 dijelaskan bagaimana 3 cara memproses informasi. Dalam memasukan informasi ternyata otak kita itu  bisa melalui tiga cara yaitu melalui pikiran sadar yang disebut conscious processing, tidak melalui pikiran sadar  ada dua, subliminal processing dan preconscious processing.

Bagian II Menguasai Bacakilat

Bacakilat ini lebih menekankan proses membuat pikiran bawah sadar menjadi familiar.

Pada bagian II ini terdiri dari 5 bab yaitu; Konsep daya ungkit MED, memperkenalkan sistem bacakilat, tahap pertama: Tinjau awal, tahap kedua: bacakilat; tahap ketiga: Aktivasi manual.

Konsep daya ungkit MED (Mininum Effective Dose). MED adalah sebuah konsep yang harus kita pegang dalam melakukan apapun dalam kehidupan kita. Karena kita tidak bisa melakukan semuanya. Tapi kita bisa melakukan hal terpenting yang harus kita lakukan (hal 50). Pada bagian II ini dalam membaca dijelaskan tentang peranan MED dalam membaca. Pertama saat kita melakukan tinjauan awal, pada tahap ini kita harus menentukan tujuan yang jelas, spesifik, tajam dan sempit supaya informasi yang kita inginkan benar-benar tepat dan penting, kita pun dijelaskan bagaiamana langkah Bacakilat dalam MED menggunakan membaca satu halaman dalam satu detik. Selain itu, inti bagian kedua ini merupakan dari tahapan untuk menguasai sistem bacakilat.

Bagian-bagian penting yang jangan dilewatkan dan merupakan catatan untuk saya bagaimana menguasai backilat diantaranya;

Tahap Kesatu: Cara Melakukan Tinjauan Awal ke  Buku (hal 62);

  1. Baca kaver depan
  2. Baca kaver belakang
  3. Baca daftar isi
  4. Membuat kesimpulan buku tersebut membahas apa
  5. Mengelompokkan buku ke dalam 3 kelompok: dicicipi, ditelan, dan dikunyah cerna
  6. Menimbang apakah buku/artikel tersebut layak dibaca lebih lanjut sekarang, dan
  7. Membuat tujuan yang jelas mengandung apa dan mengapa kita ingin membaca buku itu

Tahap Kedua: Bacakilat  ;

  1. Kondisi genius. Kondisi genius adalah sebuah kondisi rileks dan waspada yang membuat pikiran kita tenang dan bisa belajar dengan optimal. Pada kondisi ini sangat penting dalam belajar. Pada tahap kedua ini penulis memberikan pelatihan gratis berupa video teman-teman bisa klik http://onlinecourse.id/ultimate-reading di sana dijelaskan bagaimana cara melatih untuk berada di kondisi genius
  2. Afirmasi pembuka. selanjutnya jika kita sudah berada dalam keadaan kondisi genius, selanjutnya kita membaca satu halaman perdetik sebagai afirmasi. Afirmasi pembuka ini dinyatakan untuk membuat, mengkondisikan, dan meminta pikiran bawah sadar untuk melakukan apa yang ingin kita inginkan.
  3. Bacakilat (didalamnya ada PMR dan cara membalik buku yang baik). di buku tersebut dijelaskan bagaimana kita harus melatih PMR (Pandangan Mata Reseptif), penjelasannya dari hal 80-90).
  4. Tutup buku dengan penuh keyakinan
  5. Afirmasi penutup
  6. Visualisasi

Tahap ketiga: Aktivasi Manual (hal. 96);

  1. Lewati masa inskubasi
  2. Review
  3. Memindai menjelajahi
  4. Mindmapping

Bagian III Pengayaan

Bagian ketiga ini membahas tentang; dua puluh jam masa kritis pennguasaan Bacakilat, instuisi dan peranannya dalam kehidupan, aplikasi Bacakilat pada buku akademis, aplikasi Bacakilat pada berbagai hal, dan mari kita mendalami.

Salah satu bonus yang bisa kita dapatkan dari proses melakukan bacakilat adalah kita bisa mendapatkan aktivasi otomatis. Aktivasi ini terjadi karena database di bawah sadar terpicu oleh kegiatan atau pertanyaan yang spontan terjadi kehidupan kita. Dibagian ini dijelaskan jika semakin baik relasi pikiran sadar dan bawah sadar semakin tinggi pula kemungkinan kita mendapatkan aktivasi otomatis.

Cara meningkatkan aktivasi otomatis (hal. 144) ini merupakan bagian catatan penting untuk saya;

  1. Lakukan aktivasi manual lebih sering, minimal seminggu 2 buku. Koneksi antara pikiran sadar dan bawah sadar dakan semakin baik
  2. Bacakilat 5 sampai 10 buku perhari selama sampai 3 bulan berturut-turut
  3. Sadari aktivasi otomatis yang terjadi dalam kehidupan kita dan hargai dengan menyadari dan beryindak mengikuti aktivasi otomatis Anda (instusi)
  4. Kesuksesan akan menghasilkan kesuksesan besar.

Secara keseluruhan membaca buku bacakilat ini dapat meningkatkan kita untuk bisa menuntaskan baca buku dengan mencapai 100% tujuan membaca. Di sini dijelaskan kita jika ingin menerapkan bacakilat harus dibarengi dengan praktik nyata supaya apa yang ada dipkiran bawah sadar dapat terlibat dan apa yang kita inginkan terwujud tujuannya.

Selain bukunya bacakilat, Agus Setiawan pun mengadakan pelatihan baik online maupun offline (tatap muka) tentang bagaimana menerapkan Bacakilat 3.0, buat teman-teman yang tertarik mengikuti pelatihan baca kilat, bisa langsung cari di IG nya pa Agus Setiawan atau Bacakilat. Dijamin tidak akan menyesal. Selamat menjelajah!!!

Continue Reading