Jika Anak Mengalami Hidrokel, Sebaiknya di operasi atau tidak?

Itulah pertanyaan yang berulang-ulang dalam benak saya antara memilih operasi atau tidak. Saya yakin setiap Bunda yang memiliki anak yang mengalami hidrokel hatinya saat ini resah .

Demikian yang dialami saat itu, saat di mana rasa gejolak bercampur sedih dan kalut. Ketika saya memerhatikan penisnya Mas Gibran ada cairan yang menumpuk di sebelah kanan (tidak seimbang). Awalnya tidak terlalu memperhatikan karna katanya hal itu bisa terjadi di usia bayi, besar sebelah dan akan normal sendiri, kata yang pijat bayi pun ibu-ibu lainnya. Namun usia Mas Gibran sudah memasuki 2 tahun, saya pun mulai mencari referensi tentang apa kapan dan mengapa dan pada akhirnya memberanikan diri Mas Gibran diperiksa, yang awalnya kami berkonsultasi terdahulu kebetulan ada saudara (Teh Neu dan suaminya) yang bekerja di bidang kesehatan.

Ketika konsultasi dengan Dr. Nia Kania, Sp.A., M.Kes (Spesialis Anak) merekomendasikan Mas Gibran untuk diperiksa ke spesialis bedah. Saat itu saya meminta beliau untuk rujukan ke Rs. Al Islam

Saat konsultasi dengan Dr. Arif Budiman, Sp. BA (Bedah Anak), fix Mas Gibran mengalami Hidrokel dan merekomendasikan untuk di operasi.

Saat itu perasaan sangat kalut sebab diusianya yang masih 2 tahun Mas Gibran harus mengalami yang namanya bedah. Mungkin semua Bunda perasaannya semua akan hampir sama, kalut dan sedih. Keputusan itu harus segera diberikan jawaban. Suami memutuskan untuk daftar dan segera di operasi.

Lalu apakah Hidrokel itu? Dilansir dari https://hellosehat.com/penyakit/hidrokel/

Hidrokel adalah kondisi yang biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan tanda-tanda apapun. Satu-satunya gejala yang dapat dilihat dan dirasakan adalah adanya pembengkakan di bagian skrotum laki-laki.

Walaupun tidak menyakitkan, benjolan atau bengkak biasanya mengakibatkan rasa tidak nyaman dan mengganjal di area skrotum. Pada pria dewasa, mungkin bagian skrotum atau testis akan terasa lebih berat dari biasanya. Dalam beberapa kasus, bagian yang bengkak mungkin terasa lebih berat dan penuh di pagi hari dibanding malam hari.

Hidrokel jenis nonkomunikan, ukuran area yang membengkak tidak akan berubah.

Sedangkan tipe komunikan, ukuran skrotum yang membengkak bisa mengecil dan membesar dalam satu hari. Hal ini terjadi jika bagian yang bengkak ditekan, cairan dapat bergerak dan pindah ke bagian perut.

Gejala penyakit ini juga mungkin disertai dengan timbulnya rasa nyeri, muncul kemerahan di area skrotum, dan bagian bawah penis terasa tertekan.

Kapan harus pergi ke dokter?

Apabila Anda merasakan tanda-tanda atau gejala di bawah ini, Anda harus segera menghubungi dokter atau tenaga profesional medis terdekat:

1. Anak mengalami pembengkakan pada skrotum

Meskipun Anda tidak yakin apakah bengkak di area skrotum merupakan hidrokel atau bukan, Anda tetap harus memeriksakannya ke dokter. Penting untuk mengetahui apakah ada kemungkinan lain yang dapat menyebabkan selangkangan bengkak.

2. Hidrokel pada bayi tidak menghilang setelah 1 tahun

Jika pembengkakan di selangkangan bayi tidak menghilang setelah setahun berlalu, atau area yang bengkak terlihat membesar, Anda harus segera membawa bayi Anda ke dokter.

3. Skrotum terasa sakit

Umumnya, kondisi ini tidak menyebabkan rasa sakit. Jadi, apabila muncul nyeri di area yang bengkak, Anda harus waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter. Rasa sakit bisa jadi diakibatkan oleh penyumbatan aliran darah di testis, atau terdapat masalah kesehatan lainnya.

Bagaimana keadaan Mas Gibran setelah dioperasi?

Mas Gibran di oeprasi tepat pada Kamis 4 Oktober 2018 di Rs. Al Islam. Saat masuk ruang operasi kebetulan saya diperkenankan untuk masuk menemani mas Gibran detik-detik di bius. Namun rasanya saya tak tega. Tapi dikuatkan. Saat masuk ruangan Mas Gibran diam dan tak rewel hinga Mas Gibran terlelap akibat efek biusan tersebut.

Alhamdulillah Operasi selesai sekitar setengah jam. Pasca operasi penisnya sudah tidak besar sebelah. Saat ini 10 bulan kurang lebih setelah di operasi alhamdulillah Mas Gibran biasa-biasa saja pada umumnya anak-anak yaitu bermain.

Untuk Bunda yang mengalami kasus seperti saya, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin Yaa Rabblamiin.

#catatanmamakgibran

Continue Reading

Melulu Kangen

Bukan hal yang mudah bagi pejuang LDR. Bertemu kekasih lalu berpisah kemudian.

Tentang purnama yang berada di langit sana, tentang sebuah jejak pena yang harus tersampaikan. Aku dan Mas Gibran tentunya akan merinduimu, kekasihku. Meskipun berat rasanya beban kerinduan ini. Habisnya kamu ini, ngangenin.

Rindu, kangen sejenis penyakit yang obatnya yaa ketemu. Namun tak ketemu, biarlah air mata dalam doa ini menyampaikan kerinduan ini.

Kamu, di sana aku di sini. Pastinya orang-orang yang maha benar berkata ya, daripada mengejar karir ya mending serumah. Percayalah, bahwa kita selamanya tak akan berjauhan seperti ini. Semuanya pasti ada waktunya.

Kekasihku, seminggu sekali ke sini. Jika ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan di undur menjadi 2 Minggu sekali. Namun, kita tetap sabar dan tabah menanti.

Lalu kita menangis bersama setelah bis mulai datang dan akan melaju. Namun, Mas Gibran adalah bocah yang paling kuat. Dia tak menangis jika kamu berankan naik Bis. Dia menyalamimu, menciumi pipimu serta keningmu dan melambaikan dadah. Sedangkan Aku dalam motor pada perjalan pulang mengantarmu ke Pool Budiman airmata bersama kerinduan ini jatuh diiringi angin sepoi-sepoi, tak karuan sebenarnya namun tetap tabah.

Diluaran sana, masih banyak milyaran para pejuang LDR. Mereka tabah dan baik-baik saja kok. Mungkin Aku aja yang terlalu cengeng atau belum terbiasa, kayaknya.

Kekasihku, sampai dan selamat, jaga kesehatan yaa . Tetap ngingetin jangan lupa olahraga ya…dan doain kita di sini

Sampai ketemu di seminggu atau dua minggu kemudian.

Dari Si Kangen,,,,

Istrimu yang Manis ini :p

#catatanpejuangLDR

Continue Reading