Pembatik Level 4, Berbagi (ke-2) “Melalui Portal Rumah Belajar, Pembelajaran Daring Otomatis Anti Garing”

Proses pemanfaatan dalam Portal Rumah Belajar membutuhkan sosialisasi yang lebih konsisten. Adapun konsistensi ini perlu dibuatkan solusi dalam pembelajaran yang menyenangkan.

Ketidaksiapan guru-guru dalam mengaktualisasikan pembelajaran digitalnya dapat disebut karena guru gagap teknologi, guru lebih memilik tatap muka. Dua permasalahan ini sebenarnya sangat memprihatinkan. Di masa pandemi covid-19 ini, memang guru lebih sulit menyampaikan materi dalam pembelajaran.

Belum lagi, guru masih membutuhkan informasi yang terkadang justru malah menjadi informasi tidak tersampaikan, karena itu, dibutuhkan langkah-langkah pemahaman yang benar terhadap pembelajaran daring di sekolah.

Banyaknya survei menyebutkan bahwa pembelajaran daring benar-benar garing. Hal ini sangat miris. Sementara peserta didik memerlukan pemahaman komprehensif dalam proses pembelajarannya. Siasat yang perlu disampaikan adalah hadirnya Sahabat Rumah Belajar pada PembaTIK Level 4 ini.

 Kehadirannya Sahabat Rumah Belajar PembaTIK Level 4 Berbagi kali ini mengelolanya menjadi SRB Nusantara Berbagi. Tema yang diangkat sangat menarik yaitu : Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar

Aksi SRB Nusantara Berbagi

Sungguh kegiatan yang implementatif. SRB Nusantara Berbagi dengan empat narasumber. Maka dari itu, kekompakan dan kerjasama tim ini dibutuhkan. Sangat membanggakan. Semua anggota dalam tim SRB Nusantara Berbagi dapat membagi diri untuk membawa materi pembelajarannya.

a. Persiapan

Upaya untuk sosialisasi ini dilakukan dengan pembuatan flyer yang berisi narasumber dan materi yang akan disampaikan juga link zoom yang digunakan.

Informasi yang masif disampaikan melalui media sosial Instagram.

b. Pelaksanaan

Proses pelaksanaan berjalan sesuai dengan yang diharapkan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 11 Oktober 2020. Kami menyampaikan banyak informasi tentang pembelajaran daring. Narasumber dalam SRB Nusantara Berbagi yaitu;

Pemanfaatan Edugame dalam Memahami Konsep Perbandingan Bilangan (Solehadin Kusnendi, M.Pd, SRB Jabar)

Rumah Belajar in Blended Learning (Ari Sulistiyawati, M.Pd, SRB Lampung)

Flipped Classroom terintegrasi Rumah Belajar di Masa Pandemi Covid-19 (Yunita Indriani, S.Pd, SRB Jabar)

Pembelajaran Syncronus dan Asyncronus di Masa Pandemi Covid-19 (Srikandi Dwi Poncowati, SRB Papua)

Supriyatni (Moderator, SRB Bangka Belitung)

Kami merasakan betul bahwa pembelajaran yang dianggap sebagai pembelajaran yang menyenangkan apabila pembelajaran menggunakan Portal Rumah Belajar.

Saya menyampaikan tentang Flipped Classroom terintegrasi Rumah Belajar di Masa Pandemi Covid-19 ini sangat tepat. Apalagi kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran telah memutuskan bahwa di Sekolah Dasar bisa terbuka dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Kesiapan infrastuktur ini diharapkan sejalan juga dengan proses pembelajaran daring dan luring.

Oleh karena itu, flipped classroom ini dapat dilakukan oleh guru hebat jika kebijakannya seperti di atas. Menurut saya, kemudahan dari flipped classroom ini cukup banyak yang nantinya akan menguntungkan bagi guru-guru hebat di Indonesia.

Kemudahan lainnya adalah flipped classroom bisa digunakan dalam proses pembelajaran yang menekankan kepada active learning.

c. Evaluasi

Dari rangkaian narasumber menyampaikan informasi tentang inovasi pembelajaran di masa pandemi covid-19 ini, antusiasme peserta menjadi keyakinan kami untuk selalu mendukung guru-guru hebat melakukan kegiatan pembelajaran terintegrasi Portal Rumah Belajar.

absensi dari Daftar Hadir sangat antusias. Menariknya, inovasi pembelajaran ini sudah menjadi kebutuhan guru-guru di masa pandemi covid-19. Mereka bisa langsung praktik untuk pembelajaran yang inovatif. [YI/2020]

Continue Reading