Rangkuman Anti Korupsi


Tindak pidana adalah suatu perbuatan yang diancam dengan pidana oleh undang-undang, bertentangan dengan hukum, dilakukan dengan kesalahan oleh seseorang yang mampu bertangggung jawab.

Apa Itu Korupsi?

Korupsi berasal dari bahasa latin Coruptio dan Corruptus yang berarti kerusakan atau kebobrokan.

Dalam bahasa Yunani Corruptio adalah perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar norma-norma agama, meterial, mental dan umum.

Jadi korupsi adalah tindakan seseorang yang menyalahgunakan kepercayaan dalam suatu masalah atau organisasi untuk mendapatkan keuntungan.

TINDAK PIDANA KORUPSI .

Menurut UU No. 31/1999 jo No. UU 20/2001, terdapat 7 kelompok tindak pidana korupsi ;

1. Kerugian keuangan negara

2. Suap-menyuap

3. Pemerasan

4. Perbuatan Curang

5. Penggelapan dalam Jabatan

6. Benturan Kepentingan dalam Pengadaan

7. Gratifikasi.

9 nilai anti korupsi berdasarkan KPK :

1) jujur,

2) peduli

3) mandiri

4) disiplin

5) tanggung jawab

6) kerja keras

7) sederhana

8) berani

9) adil

Untuk lebih gampang mengingat 9 nilai anti korupsi adalah Berjumpa di kertas; Berani, Jujur, Mandiri, Peduli, disiplin, Kerja keras, Tanggungjawab, Sederhana.

Dampak Perilaku Korupsi

Berikut adalah fenomena dampak bila terjadinya korupsi yang berkelanjutan

  1. Fenomena tentang kerusakan hutan/ lingkungan
  2. Fenomena tentang bangunan yang cepat rusak
  3. Fenomena tentang penegak hukum yang tidak dapat tegak dan berlaku adil
  4. Fenomena tentang layanan yang lama, sulit dan birokrasi yang panjang
  5. Fenomena merebaknya narkoba
  6. Fenomena tentang negara yang melimpah namun tidak dapat memberikan kesejahteraan rakyat.

(Sumber: Anti Korupsi Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Gol I/II dan Gol III)

Continue Reading

Rangkuman Komitmen Mutu – Latsar CPNS 2019

Latar belakang

  1. Maraknya kasus korupsi, sebagai cerminan penyelenggaraan pemerintahan yang tidak efisien;
  2. Banyaknya program pembangunan sarana fisik yang terbengkalai, sebagai cerminan ketidakefektifan roda pemerintahan;
  3. Kecenderungan pelaksanaan tugas yang lebih bersifat rule driven dan sebatas menjalankan rutinitas kewajiban, sebagai cerminan tidak adanya kreativitas untuk melahirkan inovasi;
  4. Masih banyaknya keluhan masyarakat karena merasa tidak puas atas mutu layanan aparatur, sebagai cerminan penyelenggaraan layanan yang kurang bermutu.

Pengertian -pengertian

Efektivitas : Ketercapaian target yang telah direncanakan, baik dilihat dari capaian jumlah maupun mutu hasil kerja sehingga dapat memberi kepuasan. (kata kunci; visi misi tercapai)

Efisiensi   : Penghematan biaya, waktu, tenaga, pikiran dalam menyelsaikan tugas. (kata kunci; hemat biaya)

Inovasi : suatu proses dan/ atau hasil pengembangan pemanfaatan suatu produk/ sumber daya yang telah ada sebelumnya, sehingga memiliki nilai yang lebih berarti.

Komitmen menurut KBBI adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu .

Mutu menurut KBBI adalah (ukuran) baik buruk suatu benda; kadar; taraf atau derajat (kepandaian, kecerdasan, dan sebagainya); kualitas

Komitmen Mutu : Pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap produk/jasa berupa ukuran baik/buruk. Bidang apapun yang menjadi tanggungjawab pegawai negeri sipil semua mesti dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasan kepada stakeholder.

Jadi komitmen mutu adalah janji yang di tepati untuk memberikan kepuasan dalam pelayanan”

Contoh kegiatan positif:

  1. —Penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun)
  2. 2.—Penerapan kegiatan cuci tangan pakai sabun (berlaku di beberapa sekolah)

Contoh kegiatan negatif

1.—Belum diterapkannya pemisahan sampah organik dan anorganik di sekolah. —

2.Masih banyak pegawai yang gagap teknologi —Masih banyaknya penyakit ASN (KuDis, KuRap, AsMa, dll.)


Continue Reading