Support System dalam Sosialisasi PembaTIK Level 4: Berbagi

Mengawali sosialisasi PembaTIK Level 4 ini, tentu saja memerlukan support system dengan kerja tim, kerja cerdas, kerja virtual, dan dukungan yang utuh dan bersinergi. Karena melalui kerja serta dukungan dari seluruh pihak akan menjadikan kegiatan PembaTIK Level 4 menjadi kegiatan yang berorientasi kepada pembelajaran yang menyenangkan.

Terlaksananya PembaTIK Level 4 ini benar-benar secara total merupakan langkah berbagi dengan mengikutsertakan pelbagai pihak. Oleh karena itu, saya melakukan koordinasi terlebih dahulu atas maksud dari kegiatan PembaTIK Level 4 ini. Dorongan semangat ini dikarenakan seluruh pihak di Kabupaten Pangandaran benar-benar mendukung kegiatan ini.

Awalnya saya sebagai Guru PNS baru di SDN 3 Sidomulyo Kabupaten Pangandaran merasa bahwa apa yang saya lakukan ini mungkin tidak menarik, mungkin tidak berdampak positif kepada guru-guru. Namun perasaan ragu itu menjadi sirna ketika saya mulai berdiskusi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak yang saya temui.

Support System di PembaTIK Level 4

Support system dimaknai sebagai sistem pendukung yang akan senantiasa menyukseskan kegiatan dan terlaksana dengan maksimal.

Saya setuju, support system inilah yang menjadikan seluruh kegiatan PembaTIK Level 4 saya terlaksana, terutama dalam koordinasi dengan pihak-pihak yang nanti akan merekomendasi serta mem-backup kegiatan saya di PembaTIK Level 4.

Dengan hormat dan penuh bangga saya menyebut dukungan ini sebagai kerja yang luar biasa di tengah pandemi covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, support system ini menjadi ‘rumah’ bagi saya untuk memulai dan menyelesaikan sosialiasi PembaTIK Level 4 ini.

Dukungan ini dari Kadis Disdikpora Kab. Pangandaran, Bapak Drs. H. Surman, M.Pd, Sekretaris Dinas, Bapak Dr. H. M. Agus Nurdin, S.Pd, M.Pd. Kabid Pembinaaan Ketenagaan Disdikpora Kab. Pangandaran, Bapak Dr. R. Iyus Surya Drajat, M.Pd., Ketua FKKG Kab.Pangandaran, Bapak Parsono Anjar Sumyana SP.d MP.d, Pengawas Sekolah, Nana Suhana, S.Pd.I MM, Kepala Sekolah SDN 3 Sidomulyo, Engkus K.S, S.Pd.

Pun kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kabid Dikdas, Bapak Dodi Djubardi, S.Pd, Kasi Pendidik dan Tendik Dikdas, Ibu Hj. Kasmini, S.Pd, M.Pd, dan Korwil Kabupaten Pangandaran Bapak Gani Karnadi, S.Pd.Ing.

Dokumentasi dari Support System ini sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak. Tentu saja masih ada yang memberikan dukungan dari yang tidak terlampir. Saya yakin hal ini bertujuan yang sama, demi pendidikan berkelanjutan, meningkatkan semangat guru-guru Indonesia semakin mengenal Portal Rumah Belajar.

Beliau-beliau banyak memberikan dukungan salah satunya terkait teknis pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Portal Rumah Belajar.

Terlaksananya kegiatan PembaTIK Level 4 ini tidak memungkinkan dikerjakan individu. Sebab berbagi hakikatnya adalah memberi manfaat untuk sekitar. Keterlibatan dari Disdikpora, Korwil, Pengawas, K3S, KKG, Kepala Sekolah, Guru-Guru KKG menjadikan kesatuan yang solid dan terbangun dengan apik.

Kebersamaan dan saling mendukung merupakan dua hal yang memberikan dampak positif serta menumbuhkan semangat yang tak terhingga.

Ribuan kata yang tidak mungkin mampu membalas semua kerja sama untuk Bapak Ibu atas waktu dan tenaga yang berenergi membuat saya yakin pembelajaran digital melalui Portal Rumah Belajar siap terlaksana.

Sebab itu, mereka adalah support system saya yang menjadikan kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar sangat bermakna bagi semuanya. Bismillah. (YI/2020)

Continue Reading

Dapat Kuota Gratis Belajar? Yuk, manfaatkan! Ada 22 Edugame di Rumah Belajar Kemdikbud Bantu Siswa Aktif dan Kreatif

Di tengah pandemi covid-19 ini, pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi pembelajaran yang membutuhkan akses internet secara terus-menerus, sehingga biaya kuota sebagai kebutuhan primer dalam PJJ. Akhirnya yang ditunggu-tunggu, Kemendikbud memberikan program bantuan kuota internet. Kuota internet dimaksudkan agar guru dan siswa dapat memanfaatkan untuk mengakses e-learning.

Dalam pembagian kuota tersebut siswa mendapatkan kuota umum dan kuota belajar.

Perbedaan antara kuota umum dan kuota belajar yaitu:

Kuota umum hanya dapat digunakan untuk mengakses seluruh website dan aplikasi apa pun, termasuk media sosial dan hiburan. 

Kuota belajar hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran (e-learning) dan video konferensi dengan daftar yang tercantum pada situs https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Pemberian kuota belajar ini cukup besar dibandingkan dengan kouta umum;

  • Siswa jenjang PAUD : 15 GB
  • Siswa jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah : 30 GB

Kuota gratis pada kuota belajar, terdapat aplikasi dan laman gratis diantaranya Portal Rumah Belajar. Portal Rumah Belajar adalah Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas dan merupakan salah satu inovasi pembelajaran ( http://anitapelangi.com/inovasi-pembelajaran-abad-21-melalui-portal-rumah-belajar/ ).

Dalam Portal Rumah Belajar terdapat banyak sekali fitur salah satunya fitur Edugame. Fitur ini menyediakan beragam permainan interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara mandiri maupun dengan bimbingan guru atau orang tua. Permainan yang disediakan telah dirancang untuk membantu siswa memahami konsep dasar dari materi yang disajikan.

Portal Rumah Belajar memiliki 22 edugame di antaranya;

  1. Courier Go
  2. Menata Bola
  3. Mengumpulkan Telur
  4. Petualangan Antariksa Vol.1
  5. Petualangan Antariksa Vol.2
  6. Snake Chemistry Bonding
  7. Unsur Adventure
  8. Coloid Larva
  9. Match Game Relasi Fungsi
  10. Memanen Apel
  11. Memperbaiki Pagar
  12. Menangkap Balon
  13. Perang Luar Angkasa
  14. Mamat Adventure
  15. Ayo Dokter Kimo
  16. Belajar Profesi
  17. Belajar Rambu Lalu Lintas
  18. Escape From Corona
  19. Genrurik
  20. Kenali Covid
  21. Nyanyuk Adventure
  22. Pancing Kata

Yuk, kita mulai coba memanfatkan kouta belajar dengan menjelajah Rumah Belajar, selengkapnya bisa langsung ke laman resminya yaa di https://belajar.kemdikbud.go.id/EduGame

Selamat mencoba yaa 🙂

Continue Reading

Inovasi Pembelajaran Abad 21 melalui Portal Rumah Belajar

Oleh Yunita Indriani, S.Pd (Sahabat Rumah Belajar Jawa Barat 2020)

Kemajuan bangsa tidak terlepas dari sumber daya manusia. Peningkatan sumber daya manusia di antaranya melalui pendidikan. Pendidikan saat ini harus menyesuaikan karakteristik peserta didik yang disesuaikan dengan pembelajaran abad 21. Secara umum abad 21 terbagi kepada tiga keterampilan, yaitu Learning and Innovation Skills (Keterampilan Belajar dan Berinovasi), Information, Media, and Technology Skills (Keterampilan Teknologi dan Media Informasi) dan Life and Career Skills (Keterampilan Hidup dan Berkarir). Untuk meningkatkan kemapuan SDM tersebut maka perlu adanya inovasi pembelajaran.

Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.  Berbagai banyak alternatif dalam sumber belajar diantaranya Pusdatin Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan hadir dalam portal Rumah belajar untuk mendukung kemajuan pembelajaran di abad 21 ini.

Apa Itu Portal Rumah Belajar?

Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh dimanfaatkan oleh berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 250 ribu guru dan lebih dari 650 ribu siswa yang berpartisipasi dalam Rumah Belajar. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.

Untuk memasuki Portal Rumah Belajar kita bisa mengakses dua cara

Pertama, dengan mengunjungi website resminya portal rumah belajar yaitu https://belajar.kemdikbud.go.id/

Yang kedua bisa unduh di playstore cukup dengan ketikan Rumah belajar.

Apa saja fitur Rumah Belajar?

  1. Kelas Maya; fitur yang khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja.
  2. Sumber Belajar; Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan
  3. Bank Soal; Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian.
  4. Laboratium Maya; Fitur simulasi praktikum laboratorium yang ada disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum

Portal Rumah belajar pun dilengkapi dengan fitur pendukung, diataranya adalah;

  1. Peta Budaya; fitur sumber pembelajaran yang khusus mengenai peta dan budaya yang ada di Inonesia
  2. Buku Sekolah Elektronik; pada fortal Rumah belajar pun tak kalah pentingdisediakannya fitur pendukung buku sekolah berbasis elektronik yang menghantarkan siswa semakin dekat untu belajar tanpa batas dan ruang.
  3. Wahana Jelajah Angkasa; fitur yang menghadirkan seputar wahana jelajah angkasa.  Pada fitur ini  kita serasa berada sedang menjelajah angkasa dan nampak dekat. Fitur ini menghadirkan benda-benda yang berada di langit termasuk planet-planet luar angkasa.
  4. Karya Bahasa dan Sastra; fitur yang menyediakan kumpulan bahasa dan sastra, kita pun jika menyukai sastra bisa berkontribusi untuk berbagi karya di fitur tersebut.
  5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan; fitur ini menyediakan pengembangan berkelanjutan bagi guru-guru Indonesia di dalamnya ada pengembangan untuk meningkatkan kompetensi guru dan bagi guru yang selesai menuntaskan diklat atau pelatihan akan diberikan sertifikat ber JP. Selain itu, guru pun berkesempatan untuk menjadi Duta Rumah belajar
  6. Edugame; Edugame di desain untuk meningkatkan semangat siswa dalam belajar karna pada dasarnya siswa menyukai permainan. Pada edugame ini menjadi tantangan yang menarik bagi siswa dan guru, salah satu metode pembelajaran dan mengaitkan pembelajaran dengan permainan.

Selanjutnya pada fortal Rumah belajar dilengkapi Sumber belajar lainnya diantaranya;

  1. Radio Edukasi
  2. M-edukasi
  3. E-modul kesataraan
  4. PPPPTK-LPPKS
  5. Balai Pelestarian Cagar Budaya
  6. Kursus daring
  7. Tv Edukasi
  8. Gerbang kurikulum
  9. Setara daring

Bagaimana sangat lengkap kan, Yuk, kita manfaatkan fortal gratis dari Rumah Belajar. Merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

Continue Reading

Pengalaman Mengikuti Pembatik Duta Rumah Belajar

Meskipun saat ini saya sedang menunggu hasil kelulusan level 2 Pembatik dalam pemilihan Duta Rumah Belajar. Namun banyak hal yang ingin saya ceritakan terutama menambahnya relasi dan ilmu tentunya.

Meskipun ya lolos atau tidaknya. Jika lulus ya Alhamdulillah, jikapun tidak ya tidak apa-apa.

Saya berterima kasih kepada Ibu Juju serta Bapa Arif (Duta Rumah Belajar 2018) yang begitu sabarnya menjawab pertanyaan kami, jika kami dalam kesulitan. Dalam kesibukan beliau ini bisa sigap menjawab semua pertanyaan dari kami.

Pembatik ini terdiri dari 4 level. Keuntungannya setiap levelnya akan mendapatkan sertifikat.

Awalnya dapat info tentang Portal Rumah Belajar ini dari group WA SEAMEO. Tanpa lama-lama saya klik dan mengiyakan.

Rumah Belajar adalah salah satu portal yang didirikan pada 15 Juli 2011. Yang didalamnya berisi tentang berbagai konten bahan ajar yang dapat dimanfaatkan oleh Pendidik maupun Peserta didik dari TK, SD, SMP, sampai SMA/SMK semuanya diantaranya;

  1. Sumber Belajar
  2. Buku Sekolah Elektronik
  3. Bank Soal, Laboratorium Maya
  4. Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa
  5. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas Maya.

Adapun Fitur Pendukung, yaitu
1. Karya Guru
2. Karya Komunitas
3. serta Karya Bahasa dan Sastra

Rumah Belajar memiliki jargon belajar di mana saja, kapan Saja, dan dengan siapa saja

Semuanya bisa di akses di laman https://belajar.kemdikbud.go.id/Dashboard/

Bagi Bapak dan Ibu guru yang menyukai semacam pelatihan/ diklat Rumah Belajar pun memiliki portal yang bisa diakses khusus http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/

Keuntungannya jika daftar di laman tersebut
http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/ yaitu dapat mengikuti pelatihan/diklat secara gratis (tidak bayar) yang keuntungan nantinya selain mendapatkan ilmu juga mendapatkan sertifikat.

Selain itu Rumah Belajar dapat di unduh di Play Store. Yuk kita manfaatkan dan ceritakan tentang Rumah Belajar kepada siapa saja orang tua, juga anak didik kita.

Selamat Mencoba ya…

Continue Reading