Pembatik Level 4, Berbagi (ke-5): “Tatap Maya: Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 untuk Guru SDN Se-Kabupaten Pangandaran”

Peluang menggunakan teknologi dalam pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 saat ini sangat terbuka. Teknologi dalam pembelajaran sudah mulai dikenal. Namun realitasnya tidak sedemikian menggembirakan.

Secara absolut, memang masih ada guru melek teknologi hanya sebuah harapan. Guru belum banyak berinovasi dalam pembelajarannya. Guru menggunakan pembelajarannya secara klasikal dan tentu saja ini masih dikategorisasikan guru belum beradaptasi dengan teknologi.

Walaupun guru pada kesehariannya berinteraksi dengan gawai dan selalu memegang gawainya sebagai bagian dari komunikasi virtual. Lantas apa yang menjadi masalahnya? Sementara kondisi di masa pandemi covid-19, pembelajaran tetaplah hal yang paling utama dilaksanakan oleh guru dan peserta didik.

Perencanaan

Kegiatan tatap maya ini dilaksanakan dalam rangka menjadikan guru-guru hebat di Kabupaten Pangandaran yang diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2020 di bawah koordinasi dengan Disdikpora Kabupaten Pangandaran yang dalam kesempatan ini sebagai Narasumber, Bapak Dr. R. Iyus Surya Drajat, M.Pd selaku Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kabupaten Pangandaran, sebagai Moderator, Bapak Parsono Anjar Sumyana, S.Pd, M.Pd, selaku Ketua FKKG Kabupaten Pangandaran dan dihadiri pula oleh Duta Rumah Belajar Tahun 2018 Bapak Muhammad Ariefin, S.S, Gr selaku Narasumber. Pun juga Yunita Indriani, S.Pd. sebagai Sahabat Rumah Belajar Tahun 2020.

Pelaksanaan

Kesiapan guru dalam pembelajaran harus dimulai dari sekarang. Pembelajaran daring ini dapat dimaksimalkan dengan langkah-langkah konkrit. Pendekatan lainnya tentu memaksimalkan Portal Rumah Belajar.

Sehubungan dengan bantuan kuota belajar dari Pemerintah sudah diterima. Maka dari itu, guru hebat di SDN Kabupaten Pangandaran kiranya dapat menggunakan kuota belajar ini mengakses Portal Rumah Belajar secara gratis.

Pemanfaatan Portal Rumah Belajar tentu saja diperlukan langkah-langkah yang tepat. Sumber belajar di Portal Rumah Belajar cukup efektif jika guru hebat menggunakannya dengan peserta didik.

Secara ringkasnya, Portal Rumah Belajar dapat diakses oleh siapa saja. Guru harus hadir di tengah pembelajaran daring bersama peserta didik.

Evaluasi

Pelaksanaan ini mendorong guru-guru berinovasi dalam pembelajarannya melalui Portal Rumah Belajar. Secara mudah guru-guru bisa mengakses Portal Rumah Belajar. Sejalan dengan itu, Bapak Dr. R. Iyus Surya Drajat, M.Pd mendorong guru-guru untuk dapat mengakses Portal Rumah Belajar kemudian dapat dipakai untuk proses pembelajaran yang aktif dan inovatif. Inilah momentum guru-guru di SDN se-Kabupaten Pangandaran untuk menunjukkan keaktifannya di dalam pembelajaran daring menggunakan Portal Rumah Belajar.

Antusiasme Peserta di Zoom Meeting

Yang terakhir adalah peserta memiliki antusias dan semangat yang luar biasa. Guru-guru hebat di SDN se-Kabupaten Pangandaran ini menunjukkan bahwa mereka mampu mengoptimalkan pembelajaran melalui Portal Rumah Belajar.

Testimoni Peserta

Inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan oleh guru-guru di SDN se-Kabupaten Pangandaran melalui Portal Rumah Belajar pada akhirnya menjadikan pembelajaran lebih aktif dan menyenangkan. [YI/2020]

Continue Reading

Pembatik Level 4, Berbagi (ke-2) “Melalui Portal Rumah Belajar, Pembelajaran Daring Otomatis Anti Garing”

Proses pemanfaatan dalam Portal Rumah Belajar membutuhkan sosialisasi yang lebih konsisten. Adapun konsistensi ini perlu dibuatkan solusi dalam pembelajaran yang menyenangkan.

Ketidaksiapan guru-guru dalam mengaktualisasikan pembelajaran digitalnya dapat disebut karena guru gagap teknologi, guru lebih memilik tatap muka. Dua permasalahan ini sebenarnya sangat memprihatinkan. Di masa pandemi covid-19 ini, memang guru lebih sulit menyampaikan materi dalam pembelajaran.

Belum lagi, guru masih membutuhkan informasi yang terkadang justru malah menjadi informasi tidak tersampaikan, karena itu, dibutuhkan langkah-langkah pemahaman yang benar terhadap pembelajaran daring di sekolah.

Banyaknya survei menyebutkan bahwa pembelajaran daring benar-benar garing. Hal ini sangat miris. Sementara peserta didik memerlukan pemahaman komprehensif dalam proses pembelajarannya. Siasat yang perlu disampaikan adalah hadirnya Sahabat Rumah Belajar pada PembaTIK Level 4 ini.

 Kehadirannya Sahabat Rumah Belajar PembaTIK Level 4 Berbagi kali ini mengelolanya menjadi SRB Nusantara Berbagi. Tema yang diangkat sangat menarik yaitu : Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Portal Rumah Belajar

Aksi SRB Nusantara Berbagi

Sungguh kegiatan yang implementatif. SRB Nusantara Berbagi dengan empat narasumber. Maka dari itu, kekompakan dan kerjasama tim ini dibutuhkan. Sangat membanggakan. Semua anggota dalam tim SRB Nusantara Berbagi dapat membagi diri untuk membawa materi pembelajarannya.

a. Persiapan

Upaya untuk sosialisasi ini dilakukan dengan pembuatan flyer yang berisi narasumber dan materi yang akan disampaikan juga link zoom yang digunakan.

Informasi yang masif disampaikan melalui media sosial Instagram.

b. Pelaksanaan

Proses pelaksanaan berjalan sesuai dengan yang diharapkan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 11 Oktober 2020. Kami menyampaikan banyak informasi tentang pembelajaran daring. Narasumber dalam SRB Nusantara Berbagi yaitu;

Pemanfaatan Edugame dalam Memahami Konsep Perbandingan Bilangan (Solehadin Kusnendi, M.Pd, SRB Jabar)

Rumah Belajar in Blended Learning (Ari Sulistiyawati, M.Pd, SRB Lampung)

Flipped Classroom terintegrasi Rumah Belajar di Masa Pandemi Covid-19 (Yunita Indriani, S.Pd, SRB Jabar)

Pembelajaran Syncronus dan Asyncronus di Masa Pandemi Covid-19 (Srikandi Dwi Poncowati, SRB Papua)

Supriyatni (Moderator, SRB Bangka Belitung)

Kami merasakan betul bahwa pembelajaran yang dianggap sebagai pembelajaran yang menyenangkan apabila pembelajaran menggunakan Portal Rumah Belajar.

Saya menyampaikan tentang Flipped Classroom terintegrasi Rumah Belajar di Masa Pandemi Covid-19 ini sangat tepat. Apalagi kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran telah memutuskan bahwa di Sekolah Dasar bisa terbuka dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Kesiapan infrastuktur ini diharapkan sejalan juga dengan proses pembelajaran daring dan luring.

Oleh karena itu, flipped classroom ini dapat dilakukan oleh guru hebat jika kebijakannya seperti di atas. Menurut saya, kemudahan dari flipped classroom ini cukup banyak yang nantinya akan menguntungkan bagi guru-guru hebat di Indonesia.

Kemudahan lainnya adalah flipped classroom bisa digunakan dalam proses pembelajaran yang menekankan kepada active learning.

c. Evaluasi

Dari rangkaian narasumber menyampaikan informasi tentang inovasi pembelajaran di masa pandemi covid-19 ini, antusiasme peserta menjadi keyakinan kami untuk selalu mendukung guru-guru hebat melakukan kegiatan pembelajaran terintegrasi Portal Rumah Belajar.

absensi dari Daftar Hadir sangat antusias. Menariknya, inovasi pembelajaran ini sudah menjadi kebutuhan guru-guru di masa pandemi covid-19. Mereka bisa langsung praktik untuk pembelajaran yang inovatif. [YI/2020]

Continue Reading

Pembatik Level 4, Berbagi (ke-1) “Mengoptimalkan Pembelajaran Jarak Jauh Tapi Tidak Jenuh”

Pembelajaran Abad 21 membutuhkan solusi efektif dan menumbuhkan literasi digital yang efisien. Ketersediaan sumber daya insani yang aktif dan memberikan pengaruh positif dalam pembelajaran di sekolah masih membutuhkan langkah konkrit. Sementara itu keadaan di masa pandemi covid 19 menjadikan pembelajaran semakin tak terarah karena guru-guru belum siap untuk mengikuti pembelajaran daring.

Sedangkan pembelajaran daring sudah wajib dilaksanakan dengan sangat ‘keterpaksaan’ yang tidak diinginkan tentunya. Setiap guru perlu menggunakan media digital untuk proses pembelajaran. Keengganan guru untuk ‘mengulik’ materi di dunia digital karena merasa belum siap dan belum tahu langkah-langkahnya.

Jika dilakukan secara masif dalam proses sosialisasi tentang Portal Rumah Belajar maka dapat dipastikan akan menjadi ‘langkah konkrit’ dan ‘meringankan’ bagi guru-guru dan peserta didik.

Kesiapan itu perlu dilakukan ‘sosialisasi’. Dengan demikian, pentingnya parade sosialisasi ini. Balad Sahabat Rumah Belajar Nepungan (BASAJAN) hadir dengan solusi efektifnya untuk pembelajaran daring.

Kampanye dari BASAJAN

A. Persiapan

Awal mula kami menyediakan flyer sebagai informasi kepada peserta untuk bergabung dalam BASAJAN ini. Flyer yang dishare ke Instagram terintegasi ke Facebook, agar teman-teman kami bisa mengikuti kegiatan BASAJAN ini lebih awal melalui Youtube.

B. Pelaksanaan

Pelaksanaan pada hari Sabtu, 26 September 2020, waktu yang tepat untuk disampaikan kepada guru-guru hebat. Semua Sahabat Rumah Belajar yang tergabung sebagai SRIKANDI Squad ini yaitu:

  1. Ai Hikmawati, M.Pd.

“Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam Pembelajaran STEM pada Materi Teknologi Ramah Lingkungan”

2. Yati Nurhayati, S.Pd. (SMA NEGERI 26 Kota Bandung)

“Pembelajaran menggunakan model flipped classroom diintegrasikan dengan Edugame Rumah Belajar”

3. Yunita Indriani, S.Pd. (SD NEGERI 3 Sidomulyo)

“PJJ: Belajar Asyik live streaming Youtube menggunakan Aplikasi Streamyard Terintegrasi Portal Rumah Belajar”

4. Wulansari Retnaasih, S.Pd., M.Pd. (SMA NEGERI 2 GARUT)

“Microsoft Sway sebagai Alternatif Media Pembelajaran”

5. Tina Sundari, S.Pd., M.Pd. (SMK NEGERI 1 CISARUA KBB)

“Pembelajaran Model FCR via WA dengan Mengintegrasikan Rumah Belajar”

6. Wahyu Nur Hidayati (SDN CITARIK I)

“Pemanfaatan Kelas Maya dalam portal Rumah Belajar dalam rangka pengenalan literasi digital pada siswa tingkat dasar”

Pada bagian BASAJAN ini saya menyampaikan tentang PJJ: Belajar Asyik live streaming Youtube menggunakan Aplikasi Streamyard. Dari materi ini, secara saya mengarahkan guru-guru untuk menyampaikan materi-materi belajarnya melalui aplikasi yang belum banyak dikenal namun efektif untuk dijadikan ‘satu langkah yang memberikan kemudahan.’

Materi ini pula memberikan opsi bagi guru untuk dapat menggunakan semaksimal mungkin aplikasi-aplikasi yang terdapat pada Portal Rumah Belajar. Kehadiran Portal Rumah Belajar sebagai alternatif yang tepat bagi guru-guru untuk memberikan akses kepada peserta didik.

Dengan demikian, aplikasi Streamyard yang bisa live streaming dapat dijadikan solusi. Guru membuka aplikasinya dan materi yang disampaikan bersumber dari Rumah Portal Belajar.

Mengoptimalkan Rumah Portal Belajar dari aplikasi Streamyard merupakan bagian dari guru-guru hebat mengaplikasikan technology by utilization. Karena ketersediaannya sudah disediakan dan siap digunakan dalam proses pembelajaran, tentunya dapat memudahkan guru-guru berkreasi dalam pembelajarannya.

C. Evaluasi

Kegiatan ini membutuhkan proses berkelanjutan, jadi diharapkan setelah BASAJAN ini guru-guru mampu mengoperasionalkan secara mandiri untuk proses pembelajarannya. Kami sangat yakin, karena melalui Rumah Portal Belajar, guru dan peserta didik dapat menggunakannya sebagai tagline semua bisa belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Daftar hadir peserta dari kegiatan ini dapat diakses DAFTAR HADIR PESERTA

Pembelajaran Jarak Jauh Tapi Tidak Jenuh

Demikian saya menyimpulkan dalam kegiatan BASAJAN ini. Tidak ada kata jenuh walaupun pembelajaran jarak jauh. Karena Rumah Portal Belajar sudah hadir sebagai solusi dari anak negeri. Semua materi dari Srikandi Squad sangat tepat dan kehadirannya menjadi alternatif-solutif. [YI/2020}

Continue Reading