Mengenal Kondisi dan Letak Geografis Indonesia

Indonesia berada di kawasan Asia Tenggara dan merupakan negara kepulauan yang sangat luas. Jumlah pulau yang ada di Indonesia sebanyak 17.504 pulau.

Luasnya dan banyaknya pulau di Indonesia telah menjadikan Indonesia
sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia. Kondisi ini juga menyebabkan banyaknya keberagaman yang ada di Indonesia. Untuk lebih memahaminya, kita perlu mengenal kondisi geografis Indonesia.

Mari kita amati peta Indonesia berikut ini:

Letak geografis merupakan letak suatu daerah atau negara dilihat dari
kenyataan di permukaan bumi. Letak geografis sebuah daerah atau negara
dibatasi oleh letak geografis daerah atau negara lain yang berbatasan.

Apabila dilihat dari letak geografisnya, Indonesia berada di antara Benua Australia dan Asia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.


Letak geografis indonesia juga berbatasan dengan negara-negara lainnya seperti berikut:
Sebelah Utara : berbatasan dengan Malaysia, Singapura, dan Filipina
Sebelah Selatan: berbatasan dengan Australia
Sebelah Barat : berbatasan dengan Samudera Hindia
Sebelah Timur : berbatasan dengan Papua Nugini

Negara Indonesia merupakan negara kepulauan. Terdapat lebih dari 17.000
pulau berukuran besar dan kecil berada di wilayah Indonesia. Dari sejumlah pulau tersebut, sekira 6.000 pulau tidak berpenghuni. Beberapa pulau besar di Indonesia antara lain Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Sementara itu beberapa pulau kecil yang berada di wilayah Indonesia antara lain Pulai Nias, Siberut, Bangka, Belitung, Madura, Bali, Lombok, Flores, Ambon, dan Halmahera.

Wilayah negara Indonesia membentang dari Sabang di barat hingga Meraukedi sebelah timur, terdiri atas daratan dan perairan. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km2. Luas perairan Indonesia adalah 3.257.483 km2.

Dampak Letak Geografis Indonesia

  • Indonesia mempunyai tiga iklim utama yaitu iklim panas (tropis), iklim muson (musim), dan iklim laut.
  • Iklim muson terjadi sebab pengaruh angin musim yang bertiup berganti arah setiap setengah tahun sekali. Angin yang bertiup berasal dari timur laut dan bersifat kering sehingga menimbulkan musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober. Sementara itu, Angin bertiup yang berasal dari barat daya dan bersifat basah sehingga menimbulkan terjadinya musim hujan terjadi pada bulan Oktober hingga April.
  • Iklim laut terjadi karena kondisi IndonesIa yang banyak dikelilingi oleh laut dan samudera. Sehingga di Indonesia, iklim ini menyebabkan lebih banyak mengalami musim penghujan.
  • Sementara iklim panas atau tropis akan menyebabkan udara rata-rata yang ada di Indonesia menjadi panas. Hal tersebut terjadi karena Indonesia adalah negara yang terletak di sekitar garis khatulistiwa.
  • letak geografis Indonesia juga menyebabkan Indonesia memiliki dua musim. Hal ini dipengaruhi oleh angin musim yang berhembus tiap enam bulan sekali.
  • Selain itu letak Indonesia yang berada di persilangan lalu lintas dunia membuat Indonesia sangat ramai dan menguntungkan jika ditinjau dari segi ekonomi.

Kelebihan dan Kekurangan Letak Geografis Indonesia

Adapun beberapa kelebihan karena letak geografis indonesia:

  • Indonesia terletak di antara 2 Benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Sehingga indonesia dapat menjalin hubungan yang baik di negara-negara di benua tersebut.
  • Begitu banyaknya pulau di Indonesia membuat Indoensia kaya akan budaya.
  • Laut yang luas dan garis pantai yang panjang memungkinkan hasil laut di Indonesia yang kaya seperti ikan, karang, minyak bumi, dan mineral lainnya.
  • Indonesia berada di kawasan Tropis, membuatnya kaya akan hasil hutan sebab ada banyak sekali jenis tanaman dan mudahnya tumbuhan hidup subur.
  • Tanah subur di Indonesia menghasilkan banyak jenis pertanian.
  • Indonesia menjadi paru-paru dunia karena wilayah hutan di Indonesia yang luas.

Selain memiliki kelebihan, letak geografis Indonesia memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:

  • berpotensi rusaknya lingkungan fisik seperti lahan kritis dan abrasi, pencemaran air dan udara.
  • Munculnya kerusakan lingkungan biotis seperti ilegal logging, penurunan flora dan fauna, kerusakan sistem pantai, danau, dan sungai.
  • kerusakan SDA seperti illegal miningillegal fishing, dan eksploitasi berlebihan.
  • bencana alam gempa bumi, longsor, tsunami, erosi, banjir, kekeringan, badai dan semacamnya.
  • kurangnya pengembangan potensi seni dan budaya lokal dari setiap etnik dan pudarnya ciri kehidupan mulai dari bahasa, adat istiadat, bangunan rumah, serta tata cara pergaulan.

Letak geografis ternyata mempengaruhi penduduk dalam kegiatan ekonomi. Contohnya penduduk yang tinggal di dataran Rendah dan perairan bermata pencaharian sebagai petani, peternak, dan pedagang pertanian, nelayan sedangkan penduduk yang tinggal di dataran tinggi petani, pekebun.

Berikut jenis pekerjaan/kehidupan ekonomi berdasarkan letak geografis:

  • Di daerah pegunungan : petani, peternak, penanam, pemetik teh, dll
  • Di daerah perkotaan : pegawai pusat pemerintahan, guru, dosen, pedagang, pegawai bank, koki, wartawan, pegawai supermarket, sopir kendaraan umum, desainer, dan yang lainnya
  • Di daerah pantai : nelayan, pembudidaya ikan, petani rumput laut, petani garam, pedagang, pemandu wisata, pegawai di penginapan, dan pegawai di restoran.

Latihan:

  1. Sebutkan nama negara-negara yang berbatasan wilayah daratannya
    dengan Indonesia!
  2. Sebutkan nama perairan yang mengelilingi wilayah negara Indonesia!
  3. Sebutkan bagaimana keadaan iklim di Indonesia secara Umum!
  4. Menurutmu bagaimana pengaruh kondisi geografis Indonesia terhadap  kehidupan ekonomi masyarakat!
  5. Sebutkan jenis pekerjaan masyarakat sesuai wilayah tempat tinggal!

sumber: Buku Tematik kelas V tema 1, Buku Tematik kelas V Tema 5, https://saintif.com, https://bobo.grid.id/

Continue Reading

Gambar cerita Kelas V Tema 4

SBDP

KD. 3.1 Memahami gambar cerita

KD 4.1 Membuar gambar cerita

Tujuan Pembelajaran: Setelah melaksanakan pembelajaran mandiri siswa dapat mengetahui langkah – langkah membuat cerita bergambar dan dapat membuat cerita bergambar dengan baik.

Pengertian cerita bergambar. Cerita bergambar atau komik adalah perpaduan gambar dan teks yang berbaur menjadi satu kesatuan serta mengandung keindahan dan cerita yang bermakna

Beberapa langkah dalam membuat cerita bergambar

  1. Tentukan ide/gagasan/tema yang akan dibuat.
  2. Tentukan karakter tokoh utamanya dan karakter dari tokoh pembantunya
    yang ada dalam cerita.
  3. Buat alur cerita sederhana secara garis besar yang menggambarkan isi
    cerita, kemudian masing-masing bisa dikembangkan.
  4. Mulai menggambar sesuai alur cerita yang telah dibuat

Udin akan membuat cerita bergambar tentang Si Pitung. Sebelum membuat Udin membuat langkah-langkahnya yaitu

1.Menentukan cerita yang akan digambar. Udin akan menggambar cerita Si Pitung.
2.Udin mempelajari cerita Si Pitung.
3.Udin mempelajari karakter tokoh dalam cerita. Misalnya, Si Pitung merupakan sosok pemuda yang pandai mengaji dan pandai silat. Dua teman si Pitung bernama Rais dan Jii memiliki karakter baik hati, penolong,murah hati, pemberani, dan berakhlak mulia. Ada juga karakter kompeni yaitu jahat, egois, keras kepala, dan pemarah
4.Udin mempelajari alur cerita sederhana tentang Si Pitung. Inilah alur cerita tentang Si Pitung
a.Si Pitung rajin mengaji dan silat
b.Si Pitung gemar berlatih silat bersama teman-temannya.
c.Si Pitung gagah berani melawan kompeni demi membela rakyat, bangsa, dan negaranya
5.Selanjutnya, Udin mulai menggambar sesuai alur cerita yang telah dibuat.

Sebelum menggambar tentu saja Udin menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan seperti berikut
1.Alat dan bahan untuk membuat gambar cerita
2.Membuat sketsa gambar cerita berdasarkan tema atau cerita
yang telah ditentukan.
3.Menyempurnakan sketsa gambar cerita berda

Contoh cerita gambar yang dibuat Udin adalah

Sumber: Buku Tematik Kelas V Tema 4

Latihan

Setelah kalian mempelajari cerita bergambar. Untuk membuat kalian lebih memahami tentang cerita bergambar, kita akan membuat cerita bergambar.

  1. Tentukan tema cerita gambar yang akan kalian buat tema cerita bebas ya dan ceritakanlah langkah-langkah dalam membuat cerita bergambar yang akan kalian buat!! (jawaban langsung di kolom komentar ini yaa dengan menyertakan nama)!
  2. Buatlah cerita bergambar di buku gambar . Hasilnya fotokan dan kirim ke WA atau bisa ke link ini ya tinggal upload aja klik berikut https://bit.ly/36sDKXK

Continue Reading

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Gangguan pada organ peredaran darah manusia dapat terjadi karena nonketurunan dan keturunan. Gangguan pada organ peredaran darah nonketurunan dapat disebabkan oleh pola hidup dan makanan yang tidak sehat. Misalnya, terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan makanan berkadar kolesterol tinggi. Berikut ini beberapa contoh gangguan pada organ peredaran darah manusia nonketurunan.

  1. Anemia. Gangguan ini disebabkan rendahnya kadar Hb (hemoglobin) dalam darah. Rendahnya kadar Hb dapat disebabkan makanan yang
    dikonsumsi kurang mengandung zat besi. Ciri-ciri penderitanya adalah
    mudah lelah dan sering merasa pusing.
  2. Tekanan darah rendah (hipotensi). Gangguan ini disebabkan terjadinya
    penurunan tekanan darah.
  3. Tekanan darah tinggi (hipertensi). Gangguan ini disebabkan naiknya
    tekanan darah yang diantaranya diakibatkan oleh penyempitan
    pembuluh darah.
  4. Kanker darah (leukemia). Gangguan ini disebabkan sel-sel darah
    putih yang memperbanyak diri tanpa terkendali yang mengakibatkan
    sel darah putih ini memakan sel darah merah.
  5. Jantung koroner. Suatu gangguan jantung disebabkan oleh penumpukan
    lemak darah (kolesterol) pada arteri koronaria.
    Berikut ini beberapa faktor gangguan peredaran darah karena faktor
    keturunan di antaranya sebagai berikut.
  6. Hemofilia. Gangguan ini disebabkan adanya kelainan yang menyebabkan
    darah sulit membeku jika terjadi luka.
  7. Thalassemia. Pada gangguan ini, bentuk sel darah merahnya tidak
    beraturan. Hal ini menyebabkan daya ikat sel darah merah terhadap
    oksigen dan karbon dioksida menjadi berkurang.

Suumber: Buku Tematik Kelas V Tema 4

Continue Reading

Cara Mencegah Penyakit Pada Peredaran Darah Manusia

Peredaran darah juga sangat erat kaitannya dengan kerja dari jantung. Semakin baik kondisi jantung, maka peredaran darah di dalam tubuh juga menjadi semakin baik. Namun demikian, tidak semua orang memiliki kondisi peredaran darah yang normal dan dapat berfungsi dengan baik. Ada beberapa orang yang memiliki kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah mereka. Ada beberapa penyebab yang menjadi faktor timbulnya penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah manusia.

Beberapapenyebab yang dimaksud seperti faktor keturunan, obesitas, pengaruhtimbulnya suatu penyakit kronis, gaya hidup tidak sehat, dan karenaasap rokok, baik pada perokok aktif maupun perokok pasif.

Berdasarkan penyebab yang ada, kamu tentunya bisa mengidentifikasi cara mencegah timbulnya penyakit seperti berikut.

  1. Berolahraga secara teratur.
  2. Tidur yang cukup.
  3. Atur pola makan.
  4. Hindari asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif.

Setelah kamu membaca materi ini. Yuk, komentar di bawah ini Bagaimanakah bentuk usaha yang sudah
kamu lakukan untuk mencegah terjadinya gangguan pada organ peredaran tubuhmu?

Sumber: Buku Tematik Tema 4 Kelas V

Continue Reading

Organ Peredaran Darah Manusia

KD : 3.4 Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia


Darah memiliki peranan sangat penting dalam tubuh kita. Beberapa perannya adalah untuk mengedarkan sari-sari makanan (oleh plasma darah), mengedarkan gas oksigen (O2) dan mengangkut gas karbon dioksida (CO2) (oleh sel darah merah), mempertahankan tubuh dari serangan bibit penyakit (oleh sel darah putih), serta pembekuan darah (oleh keping-keping darah).

Mengalirnya darah di dalam tubuh disebut sistem peredaran darah. Tubuh kita memiliki dua sistem peredaran darah, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

  1. Peredaran darah kecil, darah mengalir dari jantung ke paru-paru, lalu kembali lagi ke jantung.
    Darah mengalir dari bilik kanan menuju paru-paru melalui arteri pulmonalis. Dalam paru-paru terjadi pertukaran darah yang banyak mengandung karbon dioksida (CO2) dengan darah yang banyak mengandung oksigen (O2). Darah yang banyak mengandung O2 kembali ke jantung melalui vena pulmonalis.

Mari kita lihat bagan berikut:

Bilik Kanan –> Arteri Pulmonalis —> Paru-paru —> Vena Pulmonalis —> Serambi Kiri

2. Peredaran darah besar, darah mengalir
dari jantung ke seluruh tubuh, lalu kembali lagi ke jantung (kecuali paru-paru) dan kembali ke jantung.

Darah yang banyak mengandung oksigen (O2) mengalir dari bilik kiri jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) melalui arteri besar (aorta). Selanjutnya, terjadi pertukaran darah yang banyak mengandung oksigen dengan darah yang banyak mengandung karbondioksida di seluruh tubuh. Darah yang banyak mengandung karbon dioksida kembali ke jantung melalui vena ke serambi kanan.

seperti tampak pada bagan berikut.

Bilik kiri –> arteri besar (aorta) –> arteri –> seluruh tubuh –> vena –>serambi kanan.

Peredaran atau aliran darah di dalam tubuh manusia terjadi melalui organ perderan darah yaitu jantung, pembuluh darah dan paru-paru.
Fungsi dari organ-organ tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Jantung
    Jantung memiliki fungsi memompa darah ke seluruh tubuh dengan cara berkontraksi danberelaksasi secara bergantian. Jantung terdiri dari atas empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Bagian-bagian jantung tampak pada gambar berikut.
gbr. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/

Cara kerja jantung:

a. Jika kedua serambi jantung mengembang, darah dari pembuluh balik akan masuk ke serambi

b. Jika kedua serambi menguncup dan balik mengembang, darah dari serambi masuk ke bilik

c. Jika kedua bilik menguncup, darah keluar dari balik (jantung) menuju ke pembuluh nadi. Darah dari bilik kiri mengalir ke pembuluh aorta, sedangkan darah dari balik kanan mengalir ke pembuluh nadi paru-paru.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke seluruh tubuhdan kembali lagi ke jantung.

Berdasarkan arah aliran pembuluh darah dibagi menjadi dua macam, yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena).

Pembuluh nadi atau arteri adalah pembuluh yang mengalirkan darah yang keluar dari jantung.

Pembuluh balik atau vena ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah masuk ke dalam jantung.

3. Paru-paru

Paru-paru berfungsi menyuplai oksigen ke dalam darah. Darah yang banyak mengandung karbon dioksida dibawa ke paru-paru melalui pembuluh darah. Bagian paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas karbon dioksida dan oksigen adalah alveolus yang
memiliki banyak jaringan halus kapiler.

Sumber: Buku Siswa Kelas V Tema 4 “Sehat Itu Penting”, https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/, Sains untuk Kelas V Erlangga, Modul BDR AKI BAGI Kelas V

Continue Reading