Gambar Cerita

Karya gambar cerita banyak kita temui pada buku cerita, terutama buku cerita bergambar atau komik. Perhatikan gambar berikut.

Tugas 1

Tugas 2

Tentukan satu tema yang kamu pilih untuk membuat gambar cerita. Kamu
dapat mengingat-ingat pengalamanmu yang paling berkesan atau kamu
dapat mengambil beberapa contoh tema berikut.

  1. Lingkunganku sehat airku bersih.
  2. Aku menjaga sungaiku bersih.
  3. Indonesia beragam, Indonesia kaya.

Selamat belajar yaa, jangan luoa isi absen di kolom komentar di bawah ini yaa,,

Continue Reading

Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita

  1. Persiapan Bahan dan Alat
    Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu
    jenis teknik yang akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering?
    Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.
  2. Menentukan Tema
    Pemilihan tema akan menentukan gambar yang akan dibuat. Penentuan
    tema dapat dilakukan dengan melihat lingkungan sekitar atau pengalaman
    diri sendiri dan orang lain.
  3. Pembuatan Sketsa
    Setelah menentukan tema langkah selanjutnya yaitu membuat sketsa.
    Sketsa sebaiknya dibuat lebih dari satu agar kita dapat memilih yang
    terbaik.
  1. Penyelesaian Gambar
    Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu yang menurutmu paling
    baik. Kemudian, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak
    perlu dan menambah garis atau coretan yang dirasa perlu agar gambar
    tampak lebih hidup.
    Jika sudah mantap, warnai gambarmu dengan rapi. Kamu dapat mewarnai
    dengan teknik basah atau teknik kering. Pewarnaan dengan teknik basah
    menggunakan cat air, cat minyak, atau tinta. Sebaliknya, pewarnaan
    dengan teknik kering menggunakan pensil warna, krayon, atau oil pastel.

Tugas Mandiri

Buatlah sketsa gambar cerita berdasarkan tema yang telah kamu tentukan!

Continue Reading

Usaha Pelestarian Lingkungan

Air untuk Kebutuhan Sehari-hari

Bagaimana rasa air laut? Ya, air laut terasa asin. Jika kamu berenang di pantai dan terpercik air laut, kamu akan mengetahui bahwa air laut terasa asin. Sebagian besar (97%) air yang menutupi planet bumi ini berupa air laut. Air laut tidak bagus untuk diminum.

Air laut juga tidak dapat digunakan dalam kebanyakan industri dan keperluan rumah tangga. Untunglah 3% air di dunia berupa air segar, yaitu air yang tidak asin dan dapat digunakan untuk minum, memasak, dan mencuci.

Persyaratan air bersih meliputi tiga komponen, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba yang terdapat di dalamnya.

  1. Persyaratan secara fisik
    a. Tidak keruh
    b. Tidak berwarna apa pun
    c. Tidak berasa apa pun
    d. Tidak berbau apa pun
    e. Suhu antara 10o-25o C (sejuk)
    f. Tidak meninggalkan endapan
  2. Syarat kimiawi
    a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
    b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
    c. Cukup yodium
    d. pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2
  3. Syarat mikrobiologi
    Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera.

Masyarakat memerlukan air dalam jumlah yang sangat besar. Air
yang akan digunakan diambil dari sungai-sungai terdekat atau sumber-sumber air lain seperti sumur. Air dari sungai dan sumber-sumber air dialirkan dan disimpan dalam tangki penampung yang sangat besar.
Tangki penampungan berisi air ditambahkan sejumlah kecil gas chlorine
untuk membunuh kuman berbahaya.

Selanjutnya, air dipompa melalui pipa bawah tanah menuju ke rumah-rumah penduduk. Air inilah yang digunakan untuk keperluan sehari-hari masyarakat. Sumber air lainnya didapat dari penggalian tanah. Lubang penggalian ini dinamakan sumur.

Masyarakat membuat sumur sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari. Dahulu, orang menggunakan timba untuk mengambil air dari sumur. Namun, sekarang kita dapat menggunakan pompa air bertenaga listrik. Dengan pompa itu air dialirkan ke atas melalui pipa menuju ke bak penampung air, kamar mandi, dapur, dan tempat-tempat lain di rumah.

(Sumber: Young Scientiest. 1994. All About Water. Chicago: World Book, Inc.; catatankimia.com dalam Buku Tema 8 Kelas 5)

=====================================================

Tugas 1

Amatilah gambar di bawah ini kemudian kerjakanlah di bawah ini!

  1. Kegiatan apa yang dilakukan dalam gambar tersebut?
  2. Di mana kegiatan itu biasa dilakukan?
  3. Apa tujuan dari kegiatan itu?
  4. Apa manfaat dari kegiatan itu?

Tugas 2

Tugas Akhir

Untuk menyelesaikan tugas belajar hari ini silahkan klik tautan berikut

http://bit.ly/Latihansoal07042021

Jangan lupa isi absen di kolom komentar di bawah ini ya

Semangat ^^__^^

Continue Reading

Usaha Ekonomi yang Dikelola Kelompok

Usaha ekonomi kelompok ini dikelola secara bersama, baik modal, pengelolaan, maupun keuntungan.

Bentuk usaha ekonomi bersama sebagai berikut.

  1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan negara yaitu sebuah perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara. BUMN dapat berbentuk perusahaan umum (perum) dan perseroan terbatas (persero). BUMN bergerak di bidang usaha yang bersifat strategis atau vital, misalnya bidang energi listrik dan telekomunikasi. Di Indonesia juga terdapat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah. BUMD merupakan perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki pemerintah daerah. 

    Tujuan pendirian BUMD sebagai berikut.

   a. Ikut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pembangunan ekonomi nasional.

b. Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja untuk   mewujudkan masyarakat adil dan makmur

  1. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
    Badan Usaha Milik Swasta merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh swasta. Ada beberapa macam BUMS sebagai berikut.
    a. Firma
    Firma adalah usaha ekonomi bersama yang didirikan oleh sekurangnya dua sekutu. Pendiri firma biasanya orang-orang yangsaling kenal satu dengan yang lain. Setiap anggota firma memiliki hak untuk bertindak atas nama firma. Anggota firma juga bertanggung jawab secara penuh atas risiko kerugian firma. Usaha berbentuk firma biasa bergerak di bidang layanan konsultasi hukum dan keuangan.
    b. Persekutuan Komanditer (CV)
    Persekutuan komanditer (CV) didirikan oleh sekurangnya dua orang
    yang menyetorkan modal. Pada CV terdapat dua jenis sekutu, yaitu
    sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif berperan sebagai investor
    dan pengelola CV. Sekutu pasif berperan sebagai investor tanpa terlibat
    dalam pengelolaan CV. Usaha berbentuk CV dapat dikembangkan dari
    firma. Ini dimungkinkan jika firma ingin memperluas usahanya dan
    membutuhkan banyak modal.

c. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas (PT) adalah usaha bersama yang modalnya berupa kumpulan saham. Saham diartikan sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan atas penyetoran modal. Setiap saham memiliki nilai nominal tertentu. Pemilik saham akan memperoleh keuntungan berupa dividen. Bagi perseroan yang ingin mengembangkan dan memperluas usaha, sahamnya dapat diperdagangkan di pasar modal.

3. Koperasi
Di Indonesia berkembang usaha bersama yang bertujuan menyejahterakan anggotanya. Usaha yang dimaksud adalah koperasi.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang ataubadan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Koperasi sesuai dengan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), yaitu bentuk perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi pertama kali dikembangkan oleh Drs. Mohammad
Hatta. Atas perannya tersebut beliau dijuluki Bapak Koperasi Indonesia.

Bapak Koperasi Indonesia Drs. Mohammad Hatta (Gbr. Wikipedia)

Ada berapa bentuk koperasi yang berkembang di Indonesia? Bentuk-bentuk koperasi di Indonesia sebagai berikut.
a. Koperasi konsumsi, yaitu koperasi yang menyediakan berbagai barang
konsumsi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contohnya beras,
gula, minyak, sabun, peralatan rumah tangga, dan barang elektronik.
Tujuan koperasi ini adalah memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari
bagi anggota dengan harga dan mutu layak.

b. Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang menyediakan layanan
simpan dan pinjam. Koperasi jenis ini menerima simpanan dari anggota.
Selanjutnya, uang yang telah terkumpul dipinjamkan kepada anggota.


c. Koperasi produksi, yaitu koperasi yang menyediakan bahan baku
produksi dan menyalurkan hasil produksi anggotanya. Koperasi ini
beranggotakan para produsen atau pengusaha, misalnya pengusaha
batik, tahu dan tempe, dan sapi perah.

d. Koperasi jasa, yaitu koperasi yang menyediakan layanan atau jasa
tertentu bagi anggotanya. Contohnya, koperasi angkutan.
e. Koperasi serbausaha
, yaitu koperasi mengelola berbagai jenis usaha,
misalnya penyediaan barang konsumsi, simpan pinjam, penyediaan
bahan baku, dan penyaluran hasil produksi. Contohnya, koperasi unit
desa (KUD).

Sumber: Buku Tematik Tema 8 Lingkungan Sahabat Kita

==============================

Tugas 1

Bacalah teks di atas kemudian isilah peta konsep berikut, catat di buku tugas ya

Tugas Akhir

Untuk melatih penguatan klik http://bit.ly/LatihanUsahaEkonomi

Selamat belajar ya, jangan lupa absen di kolom kometar di bawah ini!!

Continue Reading

Siklus Air

Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan
air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan untuk pembangkit listrik. Begitu besarnya kebutuhan manusia akan air.

Mengapa air selalu tersedia di bumi? Air selalu tersedia di bumi karena air
mengalami siklus. Siklus air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terusmenerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan. Perhatikan skema proses siklus air berikut ini!

Air di laut, sungai, dan danau menguap akibat panas dari sinar matahari.
Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara.

Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses
ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).

Titik-titik air di awan selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur.

Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan yang jatuh
ke perairan, misalnya sungai atau danau, akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Selanjutnya air sungai akan mengalir ke laut. Namun, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi.


Dari proses siklus air itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya jumlah
air di bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah.

Sumber: IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Continue Reading